Rabu, 20 Juni 2018 | 14:51 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Kemendes tingkatkan kualitas pendamping desa

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo.
Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo.
<p>Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Koperasi (Kemendes PDTT) akan terus melakukan pelatihan, guna meningkatkan kualitas para pendamping dan aparat desa.</p><p>Demikian disampaikan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo usai membuka Pelatihan Training of Trainer (TOT) Pendamping Desa, dan penghargaan desa teladan, di Hotel Oasis Amir Jakarta, Selasa (8/8). </p><p>Dijelaskan Eko, aparat desa atau kepala desa itu akan berganti terus. Maka, kalau tidak ada pelatihan, nanti banyak kepala desa yang tidak terlatih.</p><p>Pelatihan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari peningkatan sumberdaya manusia (SDM) di desa-desa secara langsung. </p><p>"Tentunya, kalau kemampuannya meningkat, serta kesadaran dan integritasnya bagus. Maka, diharapkan bisa mengantisipasi korupsi," ungkap dia, seperti dikutip suarakarya.</p><p>Dikemukakan Mendes PDTT, korupsi merupakan penyakit yang harus dilawan bersama. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat inspektorat di kecamatan, kelurahan, serta desa-desa.</p><p>"Kita akan perjuangkan bersama Menteri Dalam Negeri, anggaran untuk para inspektur di lapangan ditingkatkan, baik itu kabupaten atau kecamatan. Sehingga, tidak perlu dibangun lembaga baru lagi," paparnya.</p><p>Karena, menurut dia, yang bermasalah lebih sedikit dari yang tidak bermasalah. Walau begitu, Mendes PDTT tetap mengingatkan, pemerintah menggelontorkan dana desa dalam jumlah besar dengan tujuan yang baik. "Tahun ini digelontorkan Rp60 triliun, dengan demikian tiap desa setidaknya mempetoleh Rp800 juta," ujarnya.</p><p>Agar diketahui madyarakat, lanjutnya, dana desa dengan jumlah besar itu untuk masyarakat. "Untuk desa," ucapnya. Karenanya, imbau dia, kalau ditemukan adanya indikasi penyelewengan bisa dilaporkan ke satuan tugas (satgas) pengawasan dana desa atau call center 1500040.</p><p>Di satu sisi, Mendes PDTT juga menjelaskan, kalau pihaknya telah bekerja sama dengan aparat penegak hukum, yakni kepolisian, kejaksaan, serta komisi pemberantasan korupsi (KPK) dalam upaya mengawal dana desa. </p><p>"Kita sudah sepakat, tidak akan main-main dengan para kepala desa (kades) yang tidak amanah," tandasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:47 WIB

Kecelakaan mudik lebaran 2018 turun 46 persen

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:37 WIB

Posko Bakauheni catat 386.676 orang telah diberangkatkan ke Merak

Musibah | 20 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim gabungan temukan koordinat lokasi KM Sinar Bangun

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:12 WIB

Kapolri imbau pemudik tidak balik berbarengan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:05 WIB

Kebakaran hutan pinus, jalur pendakian di Gunung Lawu ditutup

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 13:55 WIB

Kertasari hingga Cawang, one way terpanjang dalam sejarah Indonesia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com