Senin, 23 Oktober 2017

Kemenkeu optimistis capai pertumbuhan ekonomi 5,2 persen

Jumat, 11 Agustus 2017 08:21

Ilustrasi - Pekerja menggarap proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama di Jakarta, Senin (15/5/2017). Foto: Antara Ilustrasi - Pekerja menggarap proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama di Jakarta, Senin (15/5/2017). Foto: Antara
Ayo berbagi!

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suahasil Nazara optimistis pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun 2017 masih bisa mencapai target yang diproyeksikan sebesar 5,2 persen.

"Kita masih yakin di tahun ini kita bisa capai 5,2 persen," kata Suahasil di Jakarta, Kamis (10/8).

Suahasil mengatakan, perkiraan proyeksi itu berdasarkan pertimbangan bahwa kinerja perekonomian pada semester II-2017 bisa tumbuh lebih baik dari semester I-2017.

Ia meyakini perekonomian yang membaik itu didukung oleh perilaku belanja masyarakat serta rendahnya laju inflasi yang hingga Juli 2017 berada pada kisaran 2,6 persen.

"Kita tentu antisipasi biar pertumbuhan ekonomi membaik di semester kedua. Inflasi juga akan terjaga dan bisa tidak terlalu tinggi, sehingga daya beli meningkat," katanya.

Selain itu, ia memastikan konsumsi pemerintah yang tumbuh negatif pada triwulan II-2017, bisa memberikan kontribusi yang positif pada semester II-2017.

"Di triwulan tiga dan empat, kami yakin pengeluaran pemerintah akan lebih tinggi. Pemerintah akan menjalankan program yang sudah direncanakan seperti PKH dan beras rastra," ujarnya.

Hal itu, kata Suahasil, juga didukung oleh penyerapan belanja modal yang akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur dan investasi secara keseluruhan.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II-2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year) yang didukung oleh membaiknya kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

Ekonomi ini didukung oleh PMTB yang tumbuh 5,35 persen, konsumsi rumah tangga 4,95 persen, ekspor 3,36 persen, impor 0,55 persen, konsumsi LNPRT 8,49 persen dan konsumsi pemerintah yang tumbuh negatif 1,93 persen.

Dengan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,01 persen pada triwulan II-2017, maka secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi pada semester I-2017 tercatat mencapai 5,01 persen. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar