Rabu, 20 Juni 2018 | 14:47 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Soal garam, ini kata Wapres JK

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Wakil Presiden HM Jusuf Kalla. Foto: Antara
Wakil Presiden HM Jusuf Kalla. Foto: Antara
<p>Wakil Presiden HM Jusuf Kalla mengatakan, industri garam di Indonesia memerlukan sentuhan teknologi untuk peningkatan hasil produksinya di tengah kekurangan pasokan garam dari petani.</p><p>"Justru itu lahan yang berproduksi lima ton harus ditingkatkan yaitu dengan teknologi," kata Jusuf Kalla usai membuka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di kediaman pribadinya jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/8) kemarin. </p><p>Menurut Ketua PMI Pusat ini, dengan sentuhan teknologi maka petani garam maupun industri yang mengelola garam akan bisa meningkatkan hasil produksinya hingga dua kali lipat. </p><p>Selain itu, kata dia, Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Universitas telah menyanggupi untuk melakukan riset pengembangan produksi garam dengan berbasis teknologi guna peningkatan hasil produksi. </p><p>"Dengan teknologi-lah bisa dinaikkan dua sampai tiga kali lipat. Itu BPPT sudah menyanggupi bersama Universitas," papar Ketua Dewan Masjid Indonesia ini, dikutip Antara. </p><p>Saat ditanyakan terkait dengan kekurangan lahan yang semakin menipis termasuk adanya sengketa lahan penghasil garam, JK mengatakan, biarkan Pemerintah Daerah menyelesaikan itu. Intinya bagaimana pemilik lahan dengan pengelola lahan bisa bagi hasil. </p><p>"Intinya kan bisa bagi hasil, pemilik lahan berapa dan yang mengelolanya dapat berapa, peningkatan kemitraan akan berjalan otomatis," ujarnya. </p><p>Mengenai bantuan pemerintah terkait dengan anggaran yang disediakan, duta perdamaian ini mengungkapkan, bahwa bisnis garam tidak membutuhkan anggaran besar, usaha itu bisa dibiayai dengan modal tidak terlalu besar. </p><p>"Garam itu usaha yang menguntungkan, tetapi bukan berarti usaha ini tidak dimasukkan tambahan teknologi, tapi seharusnya ada untuk meningkatkan hasil," tambah JK.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:37 WIB

Posko Bakauheni catat 386.676 orang telah diberangkatkan ke Merak

Musibah | 20 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim gabungan temukan koordinat lokasi KM Sinar Bangun

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:12 WIB

Kapolri imbau pemudik tidak balik berbarengan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 14:05 WIB

Kebakaran hutan pinus, jalur pendakian di Gunung Lawu ditutup

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 13:55 WIB

Kertasari hingga Cawang, one way terpanjang dalam sejarah Indonesia

Arestasi | 20 Juni 2018 - 13:47 WIB

Polisi tangkap oknum Satpol PP pelaku pencurian

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com