Minggu, 22 Juli 2018 | 08:24 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Asuransi dari Kantor Sudah Cukup? Kenali 4 Jenis Asuransi Jiwa untuk Karyawan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
courtesy https://www.cermati.com/artikel/asuransi-dari-kantor-sudah-cukup-kenali-4-jenis-asuransi-jiwa-untuk-karyawan
courtesy https://www.cermati.com/artikel/asuransi-dari-kantor-sudah-cukup-kenali-4-jenis-asuransi-jiwa-untuk-karyawan
<p>Perusahaan yang baik biasanya sudah memiliki sistem proteksi bagi karyawannya, setidaknya untuk perlindungan kesehatan dalam bentuk asuransi kesehatan. Apalagi saat ini, ada peraturan pemerintah yang mengharuskan perusahaan untuk ikut dalam program asuransi BPJS Kesehatan. Beberapa perusahaan malah memberikan asuransi tambahan dari perusahaan asuransi swasta untuk karyawannya.</p> <p>Jika inipun dirasa kurang, maka tak ada salahnya mulai melirik<a title=" asuransi tambahan untuk melindungi diri Anda" href="https://www.cermati.com/artikel/jenis-jenis-asuransi-tambahan-yang-bisa-anda-gunakan" target="_blank"> asuransi tambahan untuk melindungi diri Anda</a>. Setidaknya ada dua produk asuransi yang perlu dipertimbangkan yaitu asuransi kesehatan dan jiwa. Pertimbangan apa sajakah yang perlu dipikirkan sebelum mengambil produk asuransi tambahan? Ulasan di bawah ini akan membantu Anda.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Cermati Daftar Produk Asuransi yang Wajib Anda dimiliki" href="https://www.cermati.com/artikel/cermati-daftar-produk-asuransi-yang-wajib-anda-dimiliki" target="_blank">Cermati Daftar Produk Asuransi yang Wajib Anda dimiliki</a></strong></p> <h2>Pertimbangan Penting Sebelum Mengambil Produk Asuransi Tambahan</h2> <p style="text-align: center;">&#xA0;<img src="https://d3hhi5knjyj98j.cloudfront.net/f_auto,q_70/gga49xgpkoneqvdogucr" alt="asuransi"><br>Asuransi Jiwa</p> <p>Jika saat ini Anda sudah ikut program Asuransi kesehatan atau tambahan asuransi yang lainnya dan merasa masih ada yang kurang, maka tak ada salahnya mengambil tambahan asuransi. Pertimbangan berikut ini salah satunya:</p> <p><strong>1. Asuransi yang ada Saat ini Nilai Pertanggungan atau Kelas Pelayanan di Luar Harapan</strong></p> <p>Asuransi kesehatan punya kelas layanan tersendiri sesuai dengan premi yang dibayarkan. Jika Anda merasa kelas layanan yang diberikan tidak sesuai harapan, tak ada salahnya mencari asuransi tambahan. Begitupun dengan asuransi jiwa, apakah uang pertanggungan yang diberikan sudah cukup besar atau belum. Sesuaikan dengan kebutuhan, setidaknya mencakup pertanggungan Rp1 milyar. Jika kurang, bisa mengambil tambahan asuransi di luar kantor.</p> <p><strong>2. Tidak Nyaman dengan Layanan Asuransi dari Kantor </strong></p> <p>Satu hal yang paling membuat tidak nyaman dalam ikut program asuransi adalah mekanisme klaim. Jika asuransi dari kantor saat ini dirasa merepotkan misalnya saja layanan rumah sakit terbatas, atau mobilitas Anda tinggi sementara proses klaim susah dan merepotkan, maka ada baiknya untuk mempertimbangkan ambil asuransi tambahan lain.</p> <p><strong>3. Berapa Anggaran untuk Membeli Asuransi Tambahan?</strong></p> <p>Faktor ini paling penting untuk dijadikan acuan utama. Jangan sampai memaksakan diri ikut asuransi tambahan yang justru akan membebani pengeluaran bulanan hingga membuat Anda malah sering stres.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Dapatkan Premi Asuransi Murah dengan Tips Mudah Ini" href="https://www.cermati.com/artikel/dapatkan-premi-asuransi-murah-dengan-tips-mudah-ini" target="_blank">Dapatkan Premi Asuransi Murah dengan Tips Mudah Ini</a></strong></p> <h2>Ketahui Jenis Asuransi Jiwa Berikut Ini agar Tidak salah Ambil Proteksi</h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://d3hhi5knjyj98j.cloudfront.net/f_auto,q_70/xo0objmfa6gzp5jh2pjs" alt="jenis asuransi"><br>Berbagai Jenis Asuransi</p> <p>Asuransi jiwa kurang diminati karena kesannya identik dengan proteksi kematian yang tidak bisa dinikmati tertanggung itu sendiri. Padahal sejatinya tidaklah demikian. Asuransi jiwa memberi jaminan secara finansial apabila seseorang terlalu tua atau menderita cacat atau meninggal dunia sehingga tidak dapat menafkahi keluarganya.</p> <p>Maskapai asuransi sendiri akhirnya mengembangkan produk asuransi jiwa ini menjadi 4 jenis sehingga lebih mudah diterima calon nasabah sesuai dengan kebutuhannya seperti berikut ini:</p> <cermati data-banner="asuransi-kesehatan-button">&#xA0;</cermati> <h2>1. Asuransi Jiwa Berjangka <em>(Term Life Insurance)</em>- Paling Murah di Antara Jenis Asuransi Jiwa Lainnya</h2> <p>Jenis asuransi jiwa ini memberi proteksi kepada pemegang polis dalam kurun waktu tertentu sesuai kesepakatan misalnya 5, 10, 20 tahun. Di luar itu masa perlindungan akan berakhir <em>(expired)</em>. Cocok digunakan bagi yang ingin perlindungan maksimal dengan bujet terbatas dan dalam rentang waktu yang diinginkan. Premi asuransi ini paling murah dibanding yang lain, namun risikonya jika tidak terjadi klaim maka total premi yang sudah dibayarkan akan hangus.</p> <p><strong>Karakteristik Asuransi Jiwa Berjangka</strong></p> <ol> <li>Jika terjadi risiko, misalnya kecelakaan atau kematian selama masa kontrak maka pihak asuransi akan memberikan jaminan finansial sejumlah sesuai dengan ketentuan dalam polis kepada ahli waris.</li> <li>Jika tertanggung tidak mengalami risiko sampai berakhirnya masa kontrak maka tertanggung akan kehilangan uang yang telah dibayarkan kepada perusahaan asuransi. Hanya saja nasabah tidak perlu merasa menyesali hal tersebut, justru dia harus bersyukur masih diberi kesehatan sampai kontrak selesai. Jadi prinsipnya lebih ke arah untuk berjaga-jaga jika terjadi risiko yang tidak bisa ditanggung sendiri.</li> </ol> <p><strong>Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Jiwa Berjangka</strong></p> <ul> <li>Biaya premi asuransi ini lebih rendah daripada jenis asuransi jiwa lainnya, biasanya Rp250.000 per bulan atau sesuai dengan kemampuan finansial.</li> <li>Uang pertanggungan yang diperoleh cukup besar, bahkan mencapai milyaran rupiah, dan hanya akan diberikan oleh perusahaan asuransi apabila tertanggung tidak dapat menafkahi keluarga <a title="karena masalah kesehatan" href="https://www.cermati.com/artikel/pentingnya-memilih-asuransi-kesehatan-yang-meng-cover-rawat-jalan" target="_blank">karena masalah kesehatan</a>&#xA0;atau meninggal dunia selama masa kontrak masih aktif.</li> </ul> <h2>2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup <em>(Whole Life Insurance)</em></h2> <p>Asuransi Jiwa Seumur Hidup atau <em>Whole Life Insurance </em>ditujukan bagi nasabah yang ingin mendapatkan proteksi seumur hidup. Sebenarnya lebih tepatnya untuk masa perlindungan sampai usia 99 atau 100 tahun sesuai dengan ketentuan dalam polis.</p> <p><strong>Karakteristik Asuransi Jiwa Seumur Hidup</strong></p> <ul> <li>Asuransi <em>whole life </em>bisa memberikan nilai tunai dari polis yang sudah dibayarkan dalam jangka waktu tertentu, sesuai kesepakatan dalam polis.</li> <li>Premi yang sudah dibayarkan sebelumnya dapat digunakan untuk membayar premi bulan-bulan selanjutnya jika nasabah mengalami kendala finansial.</li> <li>Premi asuransi tidak akan hangus apabila tidak ada klaim dan dapat diambil keseluruhan apabila masa kontrak berakhir sesuai kesepakatan dalam polis.</li> <li>Premi yang dibayarkan relatif tinggi</li> </ul> <p>Jenis asuransi ini cocok bagi nasabah yang ingin mendapatkan proteksi seumur hidup namun tetap mendapatkan manfaat tunai sehingga bisa jadi alternatif tabungan, walau nilainya tidaklah besar.</p> <h2>3. Asuransi Jiwa Dwiguna <em>(Endowment Insurance)</em></h2> <p>Jenis asuransi jiwa ini menawarkan 2 manfaat yaitu sebagai asuransi berjangka dan tabungan. Produk ini menggabungkan asuransi jiwa berjangka dan tabungan yang bisa ditarik sewaktu-waktu sebelum masa kontrak berakhir, sesuai dengan perjanjian.</p> <p><strong>Karakteristik Asuransi Jiwa Dwiguna</strong></p> <ul> <li>Produk asuransi jiwa dwiguna ini mempunyai banyak variasi.</li> <li>Biasanya dikemas sebagai asuransi pendidikan anak, asuransi pensiun, dan sebagainya.</li> <li>Banyak pilihan masa kontrak dengan kesepakatan nominal pencairan nilai tabungan dan nominal uang pertanggungan</li> <li>Jenis asuransi ini memiliki 2 manfaat, yaitu manfaat hidup dan manfaat meninggal. Artinya uang pertanggungan akan diberikan jika nasabah meninggal dunia atau masih hidup namun kontrak polis sudah berakhir.</li> <li>Cocok dijadikan tabungan sekaligus proteksi jiwa</li> <li>Biaya premi relatif tinggi karena pengembalian uang pertanggungan yang lebih fleksibel dan adanya manfaat tabungan yang dapat Anda gunakan untuk kebutuhan yang mendesak.</li> </ul> <h2>4. Asuransi Jiwa Unit Link-Asuransi Plus Investasi</h2> <p>Jenis asuransi ini merupakan produk paling baru dari perusahaan asuransi yang menggabungkan antara asuransi dan investasi yang merupakan jawaban atas kebutuhan nasabah yang tertarik dengan investasi dan ingin tetap mendapat proteksi jiwa dan kesehatan.</p> <p><strong>Karakteristik Asuransi Unit&#xA0;<em>Link</em></strong></p> <ul> <li>Preminya mahal, keuntungan atau kerugian investasi tetap ditanggung oleh nasabah.</li> <li>Imbal balik investasi digunakan untuk membayar biaya asuransi tambahan apabila ada fasilitas cuti premi.</li> <li>Imbal balik investasi bisa diambil saat keperluan mendesak seperti pendidikan atau pensiun.</li> <li>Praktis bagi nasabah yang ingin proteksi sekaligus asuransi dalam satu produk yang sama</li> <li>Hasil investasi dapat ditarik dalam kurun waktu tertentu.</li> <li>Nilai investasi tidak semaksimal investasi murni, begitupun nilai proteksi juga tidak sebesar asuransi jiwa murni</li> </ul> <p>Pertimbangkan baik-baik sebelum memutuskan ambil unit <em>link</em>, karena ini merupakan produk asuransi dan investasi jangka panjang. Jika berhenti di tengah jalan maka akan rugi.</p> <h2>Sesuai dengan Kemampuan Finansial</h2> <p>Memahami setiap produk asuransi penting untuk dilakukan sebelum memutuskannya. Jika merasa proteksi asuransi dari kantor masih kurang, maka alternatif produk asuransi di atas bisa jadi pilihan menarik. Syaratnya, Anda punya anggaran cukup untuk membayar preminya. Jangan sampai justru menjadi beban sendiri bagi rencana keuangan jangka panjang.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Kesalahan Membeli Asuransi Jiwa yang Banyak Dilakukan" href="https://www.cermati.com/artikel/kesalahan-membeli-asuransi-jiwa-yang-banyak-dilakukan" target="_blank">Kesalahan Membeli Asuransi Jiwa yang Banyak Dilakukan</a></strong></p> <cermati data-banner="asuransi-kesehatan-banner">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/asuransi-dari-kantor-sudah-cukup-kenali-4-jenis-asuransi-jiwa-untuk-karyawan">Cermati.com</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 08:14 WIB

Pengusaha keberatan beli sawit sesuai ketetapan provinsi

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juli 2018 - 07:57 WIB

Mahfud mengaku tak pernah bahas pilpres dengan Jokowi

Megapolitan | 22 Juli 2018 - 07:43 WIB

Jabodetabek berawan hari ini

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 07:27 WIB

Kemkumham dalami dugaan narapidana Sukamiskin keluar lapas

Musibah | 22 Juli 2018 - 07:17 WIB

BPBD: Waspadai banjir susulan di Kolaka Timur

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 06:56 WIB

KPK juga temukan penyalahgunaan fasilitas berobat di Sukamiskin

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com