Minggu, 22 Juli 2018 | 02:23 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Trump berterima kasih pada Putin yang usir 755 staf diplomat AS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, setelah yang bersangkutan memerintahkan pengusiran 755 staf diplomat AS. </p><p>Kepada para wartawan di klub golf miliknya di Bedminster, Negara Bagian New Jersey, Trump mengaku ingin berterima kasih kepada Putin karena telah menghemat anggaran AS. </p><p>&quot;Saya ingin berterima kasih kepadanya karena kami berupaya memangkas anggaran pengeluaran untuk gaji dan saya sangat bersyukur dia mengusir banyak orang,&quot; kata Trump. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40772495">Vladimir Putin usir ratusan staf diplomat AS dari Rusia</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40895925">Trump: Korut seharusnya bersikap 'sangat, sangat cemas'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40749235">Senat AS sepakat hukum Rusia</a></li> </ul><p>Pada akhir Juli lalu, Putin memerintahkan pengusiran 755 staf diplomat Amerika Serikat setelah Washington menerapkan rangkaian sanksi terhadap Moskow.</p><p>Putin menegaskan ke-755 orang itu harus sudah angkat kaki dari Rusia pada 1 September mendatang. Dengan demikian, total staf diplomat AS di Rusia bakal berjumlah 455 orang, sama dengan jumlah staf Rusia di AS. </p><p>Wartawan BBC di Washington DC, Laura Bicker, mengatakan pengusiran 755 staf diplomat AS dari Rusia boleh jadi pengusiran dalam jumlah terbesar dari suatu negara dalam sejarah modern.</p><p>Ratusan orang itu, menurut wartawan BBC di Moskow, Sarah Rainsford, meliputi staf diplomat dari berbagai kawasan di Rusia. Selain para staf kedutaan di Moskow, personel yang terdampak mencakup staf konsulat di Ekaterinburg, Vladivostok, dan St Petersburg.</p><p>Akan tetapi, mereka yang diusir diyakini 'warga lokal' sehingga jumlah yang harus angkat kaki dari Rusia sejatinya kurang dari 755 orang. </p><p>Sesaat setelah Putin mengumumkan keputusannya, pemerintah AS menilai tindakan Rusia &quot;disayangkan dan aksi yang tidak perlu&quot;.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40590728">Meski dituduh terkait Rusia, Trump klaim suasana Gedung Putih fantastis</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40616738">Pelobi Rusia hadiri pertemuan dengan Trump Jr</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40555720">Lima hal tentang pertemuan putra Presiden Trump dengan pengacara Rusia </a></li> </ul><p>Kini, seiring dengan munculnya ucapan Trump bahwa dia ingin berterima kasih kepada Putin, sorotan kembali tertuju pada hubungan antara Trump dan Rusia. </p><p>Beberapa penyelidikan tengah berlangsung di AS guna mencari kemungkinan tentang adanya persekongkolan Trump dan Rusia dalam masa kampanye pemilihan presiden 2016. </p><p>Bahkan, putranya, Donald Trump Jr, disebut-sebut bertemu dengan seorang pengacara Rusia bernama Natalia Veselnitskaya saat masa kampanye. Trump Jr dituding menemui pengacara itu lantaran yakin dia memiliki informasi yang akan mencederai rival ayahnya, Hillary Clinton.</p><p>Trump berulang kali membantah adanya persekongkolan dengan Rusia. </p><p> </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asian Games 2018 | 21 Juli 2018 - 21:47 WIB

Menpora: Asian Games 2018 perekat persatuan bangsa

Aktual Dalam Negeri | 21 Juli 2018 - 20:51 WIB

Saat ramai kampanye politik, Menkes kampanye jamu

Otomotif | 21 Juli 2018 - 20:35 WIB

Lebih dekat dengan motor kustom Gibran Rakabuming

Musibah | 21 Juli 2018 - 20:25 WIB

12 rumah rusak akibat gempa Sumbar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com