Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:48 WIB

Daftar | Login

/

Yudi Latif: Pancasila kurang dapat perhatian serius

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kepala Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif mengatakan selama belasan tahun Pancasila kurang mendapat perhatian serius, termasuk di sekolah.</p><p>"Bahkan, ada kegamangan di kalangan penyelenggara negara untuk menyuarakan dan mengartikulasikan Pancasila di ruang publik," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/8).</p><p>Yudi menjelaskan Pancasila kurang terbudayakan dalam moral publik, sehingga penguatan kembali ideologi Pancasila ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, melalui keyakinan, alam pikiran dan praktiknya perlu mendapat perhatian semua pihak.</p><p>"Segenap pemangku kepentingan perlu bekerja sama menghidupkan dan menggelorakan kembali Pancasila sebagai laku hidup anak-anak bangsa," ujarnya.</p><p>Yudi menjelaskan Pancasila harus menjadi gerak nadi kaum muda Indonesia, tulang sungsum bangsa, sehingga generasi muda dapat mengaktualisasikan Pancasila sebagai inspirasi dan daya dorong berprestasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.</p><p>Dia menjelaskan pihaknya dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan meluncurkan program penguatan pendidikan Pancasila yang diikuti 530 mahasiswa dan 110 dosen dari seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat dan Sabtu.&nbsp;</p><p>Dalam kegiatan itu digunakan pendekatan interaktif dan partisipatif, dan menurut Yudi, akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (12/8).</p><p>Presiden Jokowi akan hadir membuka langsung kegiatan didampingi oleh Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri dan Menristekdikti M. Nasir.</p><p>Pada pagi hari para peserta yang merupakan perwakilan dari Aceh hingga Papua berkesempatan berkeliling Istana Bogor dan senam pagi bersama Presiden Jokowi.</p><p>Kegiatan ini kemudian akan diisi kelas-kelas diskusi mengenai pengamalan sila per sila Pancasila dan nonton bareng film "Pantja Sila: Cita-Cita dan Realita" yang akan dipandu Yudi Latif. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 23 Juni 2018 - 11:47 WIB

Korban gigitan monyet di Bekasi bertambah

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:23 WIB

Banjir bandang tidak pengaruhi aktivitas kereta api di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:11 WIB

Jusuf Kalla terima penganugerahan gelar doktor kehormatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com