Sabtu, 19 Agustus 2017

Harga daging bertahan meski volume penjualan turun

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:51

Ilustrasi. Foto: Ist Ilustrasi. Foto: Ist
Ayo berbagi!

Sejumlah pedagang menyebutkan harga daging sapi di Kota Bandarlampung masih bertahan Rp120 ribu/kg, meski volume penjualan daging sapi cenderung turun.

"Harga sapi naik tipis, dan harga daging ecerannya masih bertahan. Namun, volume penjualan daging yang cenderung turun," kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang, Bandarlampung, Sabtu (12/8).

Ia menyebutkan harga daging sapi masih bertahan tinggi, dan pasokan daging sapi juga lancar.

"Membeli sapi dari 'feedloter' juga tak sulit," katanya.

Ia menyebutkan harga sapi kini berkisar Rp43.700- Rp44.600/kg, atau naik tipis dibandingkan harga sebelumnya Rp43.700- Rp44.000/kg.

Di Lampung terdapat 11 feedloter dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung didatangkan dari Australia melalui Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

Karena pembelian daging cenderung turun, ia menyebutkan para pedagang kini sulit menjual daging satu ekor sapi dalam sehari.

"Pada hari biasa, saya cuma menjual daging sapi setengah ekor. Saya sama sesama pedagang membeli satu ekor sapi, kemudian dagingnya dibagi dua, selanjutnya djual secara ecer di pasar," katanya.

Padahal, ia sebelumnya bisa menjual daging satu sampai dua ekor sapi setiap hari.

Lampung adalah salah satu penghasil daging utama di Indonesia, terutama daging sapi impor hasil penggemukan.

Sapi impor didatangkan ke Lampung untuk penggemukan sapi. Setelah digemukkan, sapi-sapi itu kemudian dikirimkan ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat.

Provinsi Lampung bertekad menjadi lumbung ternak nasional. Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat saat ini tercatat sebagai lumbung ternak.(Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar