Minggu, 22 Juli 2018 | 08:24 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Menteri PUPR harapkan infrastruktur tunjukkan khas daerah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Antara
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Antara
<p>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengharapkan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat mewakili budaya sehingga menunjukkan ciri khas daerah setempat.</p><p>"Pembangunan insfrastuktur harus bisa menunjukkan ciri khas budaya di daerah masing-masing karena karya arsitektural juga merupakan seni," ujarnya di sela menjadi pembicara pada Seminar Undang-Undang Arsitek di Gedung Rektorat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jatim, Sabtu (12/8).</p><p>Menurut dia, pembangunan insfrastuktur ini tidak lepas dari karya seorang arsitek yang merancang sebuah bangunan sehingga mampu berdiri dengan baik sesuai perencanaan.</p><p>"Nah, di sinilah peran arsitek. Mereka harus menggali terus kemampuannya dan berharap yang terbaik sehingga mampu menaikkan daya saing," ucapnya.</p><p>Saat ini, kata dia, beberapa bangunan di sejumlah daerah masih sedikit yang sesuai karakter, padahal Indonesia terdiri dari 741 suku bangsa sehingga sangat kaya terhadap karya arsitektural.</p><p>"Sekali lagi, itulah yang harus digali terus. Sekarang secara individual masih kreatif sendiri-sendiri. Karakter di sini hampir hilang, seperti di Jawa yang seharusnya joglo kini jadi ruko. Yang masih tersisa salah satunya di Bukit Tinggi," ucapnya.</p><p>Sementara itu, terkait kehadiran Undang-Undang Arsitek, Menteri PUPR memberikan landasan dan kepastian hukum bagi arsitek, pengguna jasa arsitek dan masyarakat umumnya.</p><p>Hal ini karena, lanjut dia, dengan adanya undang-undang tersebut maka baik itu profesi maupun produknya akan dilindungi pemerintah.</p><p>Di tempat sama, Rektor ITS Prof Joni Hermana mengapresiasi adanya undang-undang arsitek karena jurusan arsitektur di kampusnya terdapat kompetensi bidang keilmuan yang dikembangkan dengan sebutan arsitektur nusantara.</p><p>"Bidang ini merupakan budaya bangsa Indonesia dari berbagai macam daerah sehingga arsitekturnya dikaji secara ilmiah, terkait sebetulnya apa yang melandasi sehingga bangunan atau rumah seperti itu," tuturnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 08:14 WIB

Pengusaha keberatan beli sawit sesuai ketetapan provinsi

Pilkada Serentak 2018 | 22 Juli 2018 - 07:57 WIB

Mahfud mengaku tak pernah bahas pilpres dengan Jokowi

Megapolitan | 22 Juli 2018 - 07:43 WIB

Jabodetabek berawan hari ini

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 07:27 WIB

Kemkumham dalami dugaan narapidana Sukamiskin keluar lapas

Musibah | 22 Juli 2018 - 07:17 WIB

BPBD: Waspadai banjir susulan di Kolaka Timur

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 06:56 WIB

KPK juga temukan penyalahgunaan fasilitas berobat di Sukamiskin

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com