Jumat, 20 Juli 2018 | 13:23 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Pemkab Jember harus maksimalkan efek turunan JFC

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Efendi Murdiono.
Foto: Efendi Murdiono.
<p>Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang digelar pada 10-13 Agustus 2017 harus dapat memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi maayarakat Jember dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Jember memiliki tanggungjawab untuk memaksimalkan efek JFC.</p><p><br></p><p>Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan, pelaksnaan JFC yang telah memasuki tahun ke 16 yang penetapan Jember sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemerintah kabupaten Jember untuk memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki Jember di berbagai sektor. "Apalagi, JFC tahun ini spesial karena Presiden RI Joko Widodo turut hadir. JFC sudah bagus dan diakui oleh dunia internasional. Sekarang tugas Pemkab Jember untuk memperluas manfaat JFC ini agar dirasakan seluruh rakyat Jember," beber Anang di sela-sela pelaksanaan JFC di Jember, Sabtu (12/8) seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Efendi Murdiono.</strong></i></p><p><br></p><p>Menurut suami artis Ashanty, Pemkab Jember memiliki beban yang cukup besar dengan label Jember sebagai Kota Karnaval. Agar label tersebut tak hanya sekadar label yang tidak memberi manfaat bagi warga Jember dibutuhkan terobosan mendasar dari Pemkab. "Salah satunya, sektor pariwisata harus digarap dengan serius. Gelaran JFC dan Jember sebagai kota karnaval akan memancing minat wisatawan datang di Jember. Destinasi pariwisata Jember harus menjadi menu tambahan bagi pengunjung JFC. Saya melihat dua tahun pemerintahan daerah yang baru ini belum tampak keseriusan untuk menggarap sektor pariwisata," cetus Anang. </p><p><br></p><p>Selain sektor pariwisata, musisi asal Jember ini juga menyebutkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pertanian juga harus dimaksimalkan untuk menambah manfaat JFC agar dirasakan oleh masyarakat Jember. "Produk UMKM di Jember mestinya menjadi souvenir bagi para pengunjung JFC. Pemkab harus melakukan pembinaan dan membuat aturan yang memudahkan pelaku UMKM," kata wakil rakyat daerah pemilihan Jawa Timur IV meliputi kabupaten Lumajang dan kabupaten Lumajang tersebut.</p><p><br></p><p>Berbagai upaya tersebut, kata Anang, akan memberi efek nyata bagi geliatnya perekonomian masyarakat Jember. Ia mengingatkan, Pemkab semestinya terpantik dengan sukses JFC yang diinisiasi oleh pihak swasta. "Produk JFC sudah jadi dan diakui oleh dunia internasional. Pemkab saat ini hanya butuh kerja nyata agar bisa memanfaatkan JFC ini untuk kepentingan yang lebih luas masyarakat Jember," tandas Anang.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 12:49 WIB

Presiden tekankan perlunya percepat penggunaan biodiesel

Ekonomi | 20 Juli 2018 - 12:37 WIB

BI tegaskan bukan hanya rupiah yang melemah

Hukum | 20 Juli 2018 - 12:26 WIB

KPK ancam masukkan Umar Ritonga ke DPO

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 12:15 WIB

Proyek jembatan layang Manahan Solo ditarget selesai Oktober

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com