Senin, 23 Juli 2018 | 22:40 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Jelang Pilkada 2018, KPUD Bekasi lakukan pemutakhiran data pemilih

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, Jawa Barat baru akan melakukan pemutakhiran data pemilih pada September mendatang, guna kesiapan menghadapi perhelatan Pemilukada Kota Bekasi dan Jawa Barat 2018 mendatang.</p><p>Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi usai menghadiri diskusi publik bekasi dengan tema mencari calon wali kota Bekasi 2018 mengatakan, untuk pemilu serentak tahun 2018 adanya perubahan sebelum penetapan daftar pemilih yakni, dinas kependudukan. Kota dan kabupaten menyerahkan ke kementerian dalam negeri yang selanjutnya diserahkan ke KPU pusat</p><p>"Kalau pemilu sebelumnya data penduduk dari dinas kependudukan kota dan kabupaten tidak diserahkan ke kementerian dalam negeri, namun langsung diserahkan. Ke KPUD." Ujar Ucu, Sabtu (12/8) seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.</i></p><p>Oleh karena itu, kemungkinan pemutakhiran data pemilih di Kota Bekasi dilakukan pada September dan untuk daftar pemilih tetap dianggap masih cukup lama, namun jika mengacu pada pemilu presiden 2014 lalu pemilih tetap di Kota Bekasi mencapai 1,8 juta jiwa.</p><p>Terkait target KPU pusat pada pemilu serentak 2018 mencapai 70 persen, Ucu pun berkomitmen untuk mencapai target tersebut di Kota Bekasi baik dalam Pemilukada kota Bekasi maupun Jawa Barat agar pelaksanaanya berjalan lancar .</p><p>Sementara itu, diskusi publik yang digelar jajaran media forum jurnalis Bekasi bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bekasi turut menghadirkan perwakilan dari partai politik di Kota Bekasi seperti PDI Perjuangan, partai Golkar, partai Hanura, partai Amanat Nasional serta partai Demokrat dan partai Keadilan Sejahtera.</p><p>Diketahui dari catatan Pemilukada Kota Bekasi pada 2013 lalu partisipasi pemilih di Kota Bekasi hanya mencapai 49,3 persen, sehingga kesuksesan Pemilukada 2018 dari diskusi tersebut bisa lebih baik dan diharapkan peran serta seluruh pihak, agar warga di Kota Bekasi dapat melaksanakan hak pilihnya dalam memilih wali kota dan wakil wali kota Bekasi maupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:51 WIB

1.981 kosmetik ilegal disita BPOM Kendari

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 21:37 WIB

Stadion Jakabaring rusak, Menpora tunggu ketegasan PSSI

Politik | 23 Juli 2018 - 21:17 WIB

Masa jabatan Presiden dan Wapres untuk regenerasi

Bencana Alam | 23 Juli 2018 - 20:54 WIB

Musim kemarau, ribuan hektar sawah di Jabar alami kekeringan

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 20:45 WIB

Menperin: IKM bisa ikut bangun `green diesel`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com