Kamis, 20 September 2018 | 04:33 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

PPIH pastikan jemaah haji Aceh dapat dana wakaf di Makkah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh memastikan seluruh jemaah haji asal Aceh mendapat dana wakaf Baitul Asyi ketika berada di Kota Makkah, Arab Saudi.</p><p>"Dua hari setelah jemaah kita tiba di Makkah, maka nazir waqaf Baitul Asyi langsung berikan uang 1.200 riyal Arab Saudi (Rp4,2 juta) per orang," ucap Koordinator Humas PPIH Embarkasi Aceh Rusli di Banda Aceh, Minggu (20/8).</p><p>Ia mengatakan dana wakaf itu hanya diberikan kepada jemaah haji asal Aceh, yang tahun ini memberangkatkan 4.357 orang ke Tanah Suci.&nbsp;</p><p>Sampai saat ini jemaah haji asal Aceh yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) satu dan dua yang jumlahnya total 786 orang termasuk petugas kloter telah menerima dana wakat tersebut.</p><p>"Kita bersyukur, karena jemaah kita selain&nbsp;living cost&nbsp;sebesar 1.500 riyal Arab Saudi, juga ada tambahan 1.200 riyal," kata Rusli.</p><p>Ketua PPIH Embarkasi Aceh Daud Pakeh, yang berangkat ke Tanah Suci karena menjadi tim pemandu haji daerah, melaporkan bahwa pembagian dana wakaf Baitul Asyi kepada 393 jemaah kloter pertama berjalan tertib dan lancar.&nbsp;</p><p>Ia mengatakan pembagian dana wakaf berlangsung di Maktab 37 di wilayah Misfalah, Makkah, Sabtu (19/8), dan dihadiri Nazir Wakaf Baitul Asyi Prof Dr Abdurrahman Abdullah Asyi.</p><p>"Agar proses pembagian lancar, maka jemaah diharuskan menunjukkan kartu Baitul Asyi yang telah diberikan oleh panitia," tuturnya.</p><p>Baitul Asyi mengelola harta warisan Habib Bugak Al-Asyi yang diwakafkan kepada jemaah haji asal Aceh.</p><p>Habib Bugak Al-Asyi, yang bernama lengkap Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Habsyi, merupakan warga keturunan Arab Saudi berdarah Aceh yang tinggal di Makkah.</p><p>Habib Bugak Asyi mengikrarkan wakaf harta warisannya kepada jemaah haji asal Aceh tahun 1224 Hijriyah atau 1809 Masehi di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Makkah.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com