Sabtu, 15 Desember 2018 | 12:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Debat Kusir

Rawabelong sentra pasar bunga terbesar di Indonesia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Widodo    |    Editor : Administrator
foto:reza/elshinta
foto:reza/elshinta
<p>Mpok Salmah <i>sewot</i> berat, lantaran mau ke Srengseng malah diajak mampir ke pasar bunga di Rawabelong. Usut punya usut, Bang Munap ke sana rupanya mau beli kembang tujuh rupa. Ia pengin mandi kembang.</p><p>Wajar, jika Mpok Salmah curiga dan lalu menuduh Bang Munap musrik. <i>Lha</i>, hari gini mana ada orang mandi kembang? Tapi Bang Munap menjelaskan, ia mandi kembang bukannya mau cari pelaris, tapi pengin badannya bau wangi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/4139b8fe66cc53c2407706e76618ebcd60830e53.jpg" title="Image title" width="300"></p><p>Mpok Salmah yang takut ditinggal sendirian, akhirnya <i>ngikut</i> saja ke mana Bang Munap pergi. Ia diajak keliling-keliling sampai ke pelosok pasar. Hingga akhirnya bertemu dengan Ibu Mardalena, pengelola pasar kembang Rawabelong.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/0dec1a7aa48debb9aa0fce298d4c1c04a06f18d1.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mumpung bertemu dengan pengelola, Bang Munap dan Mpok Salmah langsung protes. Mereka mengeluh pasar kembang sudah kagak <i>representatif </i>lagi. Aksesnya sulit, lantaran jalannya sempit dan macet. Ditambah lagi parkirnya susah. Padahal pasar bunga Rawabelong adalah sentra niaga bunga terbesar di Indonesia. </p><p>Protes Bang Munap dan Mpok Salmah ternyata diamini oleh Ibu Mardalena. Ia menjelaskan bahwa pasar bunga memang akan direvitalisasi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/5f3eb69eda6bf99d49d0392f43ae6d2f6f6ba4c0.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mendengar kata revitalisasi, Bang Munap langsung <i>nyamber</i>. Bang Munap usul dirinya saja yang mengelola pasar Rawabelong, karena ia akan menata dengan apik. Rawabelong menurut Bang Munap perkampungan orang Betawi yang masih tersisa di Jakarta.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/fce2b2024eb6e3963ed6f554c4926c18c6462aaa.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Bisakah Bang Munap mewujudkan mimpinya? Tonton kelanjutan kisahnya di acara Debat Kusir episode Ada Pasar Bunga di Rawa Belong, malam ini Sabtu (2/11) pukul 20:30 dan besok Minggu siang pukul 13:30 hanya di Elshinta TV. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 15 Desember 2018 - 12:49 WIB

The Jakmania nyalakan flare dan kembang api sepanjang pawai

Pemilihan Presiden 2019 | 15 Desember 2018 - 12:37 WIB

Erick Thohir: Serang fitnah dengan bukti dan fakta

Ekonomi | 15 Desember 2018 - 12:24 WIB

LIPI: Afrika pasar potensial bagi Indonesia

Liga Indonesia | 15 Desember 2018 - 12:12 WIB

Teco: Jakmania berhak merayakan kebahagiaan juara

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 11:50 WIB

Hadapi musim hujan, Bupati tekankan pentingnya mitigasi bencana

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 11:37 WIB

Politik identitas timbulkan ketidakpastian

<p>Mpok Salmah <i>sewot</i> berat, lantaran mau ke Srengseng malah diajak mampir ke pasar bunga di Rawabelong. Usut punya usut, Bang Munap ke sana rupanya mau beli kembang tujuh rupa. Ia pengin mandi kembang.</p><p>Wajar, jika Mpok Salmah curiga dan lalu menuduh Bang Munap musrik. <i>Lha</i>, hari gini mana ada orang mandi kembang? Tapi Bang Munap menjelaskan, ia mandi kembang bukannya mau cari pelaris, tapi pengin badannya bau wangi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/4139b8fe66cc53c2407706e76618ebcd60830e53.jpg" title="Image title" width="300"></p><p>Mpok Salmah yang takut ditinggal sendirian, akhirnya <i>ngikut</i> saja ke mana Bang Munap pergi. Ia diajak keliling-keliling sampai ke pelosok pasar. Hingga akhirnya bertemu dengan Ibu Mardalena, pengelola pasar kembang Rawabelong.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/0dec1a7aa48debb9aa0fce298d4c1c04a06f18d1.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mumpung bertemu dengan pengelola, Bang Munap dan Mpok Salmah langsung protes. Mereka mengeluh pasar kembang sudah kagak <i>representatif </i>lagi. Aksesnya sulit, lantaran jalannya sempit dan macet. Ditambah lagi parkirnya susah. Padahal pasar bunga Rawabelong adalah sentra niaga bunga terbesar di Indonesia. </p><p>Protes Bang Munap dan Mpok Salmah ternyata diamini oleh Ibu Mardalena. Ia menjelaskan bahwa pasar bunga memang akan direvitalisasi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/5f3eb69eda6bf99d49d0392f43ae6d2f6f6ba4c0.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mendengar kata revitalisasi, Bang Munap langsung <i>nyamber</i>. Bang Munap usul dirinya saja yang mengelola pasar Rawabelong, karena ia akan menata dengan apik. Rawabelong menurut Bang Munap perkampungan orang Betawi yang masih tersisa di Jakarta.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/fce2b2024eb6e3963ed6f554c4926c18c6462aaa.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Bisakah Bang Munap mewujudkan mimpinya? Tonton kelanjutan kisahnya di acara Debat Kusir episode Ada Pasar Bunga di Rawa Belong, malam ini Sabtu (2/11) pukul 20:30 dan besok Minggu siang pukul 13:30 hanya di Elshinta TV. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com