Senin, 24 September 2018 | 15:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Debat Kusir

Rawabelong sentra pasar bunga terbesar di Indonesia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Widodo    |    Editor : Administrator
foto:reza/elshinta
foto:reza/elshinta
<p>Mpok Salmah <i>sewot</i> berat, lantaran mau ke Srengseng malah diajak mampir ke pasar bunga di Rawabelong. Usut punya usut, Bang Munap ke sana rupanya mau beli kembang tujuh rupa. Ia pengin mandi kembang.</p><p>Wajar, jika Mpok Salmah curiga dan lalu menuduh Bang Munap musrik. <i>Lha</i>, hari gini mana ada orang mandi kembang? Tapi Bang Munap menjelaskan, ia mandi kembang bukannya mau cari pelaris, tapi pengin badannya bau wangi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/4139b8fe66cc53c2407706e76618ebcd60830e53.jpg" title="Image title" width="300"></p><p>Mpok Salmah yang takut ditinggal sendirian, akhirnya <i>ngikut</i> saja ke mana Bang Munap pergi. Ia diajak keliling-keliling sampai ke pelosok pasar. Hingga akhirnya bertemu dengan Ibu Mardalena, pengelola pasar kembang Rawabelong.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/0dec1a7aa48debb9aa0fce298d4c1c04a06f18d1.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mumpung bertemu dengan pengelola, Bang Munap dan Mpok Salmah langsung protes. Mereka mengeluh pasar kembang sudah kagak <i>representatif </i>lagi. Aksesnya sulit, lantaran jalannya sempit dan macet. Ditambah lagi parkirnya susah. Padahal pasar bunga Rawabelong adalah sentra niaga bunga terbesar di Indonesia. </p><p>Protes Bang Munap dan Mpok Salmah ternyata diamini oleh Ibu Mardalena. Ia menjelaskan bahwa pasar bunga memang akan direvitalisasi.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/5f3eb69eda6bf99d49d0392f43ae6d2f6f6ba4c0.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Mendengar kata revitalisasi, Bang Munap langsung <i>nyamber</i>. Bang Munap usul dirinya saja yang mengelola pasar Rawabelong, karena ia akan menata dengan apik. Rawabelong menurut Bang Munap perkampungan orang Betawi yang masih tersisa di Jakarta.</p><p><img alt="Image title" class="fr-fin fr-dib" src="http://elshinta.com/upload/freditor/fce2b2024eb6e3963ed6f554c4926c18c6462aaa.jpg" width="300"></p><p><br></p><p>Bisakah Bang Munap mewujudkan mimpinya? Tonton kelanjutan kisahnya di acara Debat Kusir episode Ada Pasar Bunga di Rawa Belong, malam ini Sabtu (2/11) pukul 20:30 dan besok Minggu siang pukul 13:30 hanya di Elshinta TV. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com