Sabtu, 18 November 2017

Menag ajak jemaah haji doakan Muslim Rohingya

Senin, 04 September 2017 09:06

Menag gelar doa bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9). Foto: Kemenag RI Menag gelar doa bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9). Foto: Kemenag RI
Ayo berbagi!

Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin mengajak jemaah haji untuk mendoakan masyarakat Muslim Rohingya agar segera terbebas penderitaannya. Dimana saat ini etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar, tengah menghadapi tekanan berupa aksi kekerasan militer oleh rezim berkuasa Myanmar.

Menurut Menag, doa adalah salah satu cara umat Islam untuk membantu sesamanya yang sedang mengalami cobaan atau masalah. Bagi para jemaah haji, berdoa jauh lebih baik ketimbang melakukan hal lain yang tak lebih produktif.

"Tanah Suci memiliki arti yang istimewa terutama di musim haji. Ada sejumlah tempat dan waktu yang mustajabah. Jika jemaah haji yang hakikatnya adalah tamu-tamu Allah berdoa di tempat tersebut di waktu yang tepat, Insya Allah doanya akan dikabulkan," kata Menag usai menggelar Doa Bersama untuk Rohingya di Daker Mekkah, Minggu (3/9).

Seperti diinformasikan melalui laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, Senin (4/9) dini hari, doa bersama tersebut diikuti oleh delegasi Amirul Hajj dan para petugas Daker Makkah. Acara yang diawali Magrib berjamaah disertai pembacaan Qunut Nazilah ini diisi dengan pembacaan Ratib Al-Attas yang dipimpin oleh Naib Amirul Hajj KH Musthafa Aqil Siradj. Adapun pembacaan doa dipimpin oleh KH Harits Sodaqah.

Selain doa yang dikhususkan bagi keselamatan masyarakat Rohingya, Menag berharap jemaah haji juga mendoakan pemerintah agar lancar dan berhasil dalam menjalankan skenario mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine, Myanmar.

Saat ini pemerintah RI telah melakukan berbagai langkah konkret terkait krisis tersebut.

"Pemerintah jelas tidak tinggal diam terhadap masalah ini. Berbagai upaya telah dan sedang dilakukan secara konkret. Marilah bahu membahu membantu Rohingya dengan cara yang produktif," kata Menag.

Menag juga mengajak jemaah untuk mendoakan Pemerintah Myanmar agar diberi kesadaran untuk lebih mengedepankan sisi kemanusiaan. Untuk alasan apa pun, kata Menag, Pemerintah Myanmar wajib melindungi harkat dan martabat kemanusiaan masyarakat Rohingya.

“Saya juga minta Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk menyampaikan kepada seluruh kloter dan pembimbing ibadah agar mengajak jemaah haji mendoakan saudara kita di Rohingya saat berada di tempat mustajabah,” tandasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar