Selasa, 26 September 2017

Menag: Puncak haji di Armina lancar sesuai harapan

Senin, 04 September 2017 11:31

Menag Lukman beri keterangan pers usai gelar Doa Bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9). Foto: Kemenag RI Menag Lukman beri keterangan pers usai gelar Doa Bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9). Foto: Kemenag RI
Ayo berbagi!

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa proses puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) berjalan lancar.

“Alhamdulillah seluruh proses berlangsung sesuai harapan. Di Arafah semua jemaah tertampung di tenda masing-masing. Transportasi juga berlangsung sangat baik,” kata Menag usai menggelar Doa Bersama Untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9).

Seperti diinformasikan melalui laman resmi Kementerian Agama RI, Senin (4/9) pagi, pada kesempatan itu Menag mengaku ada sedikit catatan, utamanya di Mina. Menurutnya, terjadi kepadatan di tenda Mina saat jemaah menjalani mabit (menginap). Hal itu tidak terlepas dari bertambahnya kuota haji Indonesia tahun ini yang cukup signifikan.

“Bertambahnya kuota tidak sebanding penambahan tenda sehingga semakin padat. Ini akan ditindaklanjuti agar tidak terulang,” jelas Menag.

Meski demikian, Menag mengatakan, secara umum proses di Mina berjalan lancar. Sebagian besar jemaah haji Indonesia mengambil Nafar Awal (keluar dari Mina tanggal 12 Zulhijjah), dan mereka kini sudah kembali ke hotel.

“Beberapa masih ada di Mina karena mengambil Nafar Sani (keluar dari Mina tanggal 13 Zulhijjah). Mudah-mudahan besok (Senin hari ini) semua sudah kembali ke hotel,” tuturnya.

Menag mengingatkan para petugas haji untuk kembali ke tempat tugas masing-masing. Menurutnya, petugas Daker Makkah sudah harus mempersiapkan proses pemulangan jemaah gelombang pertama menuju ke Jeddah untuk kemudian diterbangkan ke Tanah Air.

Proses pemulangan jemaah gelombang pertama akan dimulai pada 6 September. Sebelum pemulangan, akan dilakukan penimbangan barang bagasi jemaah.

Sementara untuk petugas Madinah, kata Menag, harus segera bersiap untuk menyambut jemaah haji gelombang kedua. Pemberangkatan mereka dari Makkah akan mulai berlangsung pada 12 September 2017.

“Pengalaman tahun lalu selalu terulang sebagian besar jemaah kita mengalami kelebihan berat barang bawaan. Saya imbau jangan berlebihan dalam belanja. Jangan beli barang yang sesungguhnya ada di tanah air,” pesan Menag.

“Ini agar dipatuhi demi keselamatan jemaah haji kita,” pungkasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar