Kamis, 21 Juni 2018 | 17:34 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Uji coba nuklir Korut, AS desak PBB terapkan sanksi terkuat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley berbicara dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Korea Utara di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat, Selasa (29/8/2017). (REUTERS/Andrew Kelly/cfo/17)
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley berbicara dalam sebuah pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Korea Utara di markas besar PBB di New York City, Amerika Serikat, Selasa (29/8/2017). (REUTERS/Andrew Kelly/cfo/17)
<p>Amerika Serikat (AS) pada Senin (4/9) mendesak Dewan Keamanan PBB menerapkan "tindakan terkuat" terhadap Korea Utara, sebagai respons terhadap uji coba nuklir keenam dan paling kuat negara itu.</p><p>"Hanya sanksi terkuat yang akan memungkinkan kita menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi," kata Duta Besar AS, Nikki Haley dalam sebuah pertemuan darurat.</p><p>Haley menolak usul China untuk membekukan program nuklir dan rudal Korea Utara dengan pertukaran penghentian latihan militer tahunan AS-Korea Selatan.</p><p>"Ketika satu rezim memiliki senjata nuklir dan ICBM (rudal balistik antar-benua) mengarah ke Anda, Anda tidak akan menurunkan penjagaan. Tidak ada yang akan melakukan itu. Kami jelas tidak akan melakukannya," katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.</p><p>AS, Inggris, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan meminta pertemuan darurat tersebut setelah Korea Utara meledakkan apa yang mereka sebut sebagai bom hidrogen yang dirancang untuk rudal jarak jauh.</p><p>Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Senin memperingatkan bahwa Pyongyang mungkin sedang mempersiapkan peluncuran rudal lain setelah dua uji coba ICBM pada Juli, yang tampaknya menempatkan daratan AS dalam jangkauannya.</p><p>Haley menyatakan bahwa "waktu untuk tindakan tanggung sudah habis", mengatakan bahwa dewan harus secara bermakna meningkatkan tekanan dengan sanksi-sanksi menggigit dalam putusan resolusi baru.</p><p>Duta Besar AS itu tidak mengemukakan tindakan apa yang akan didukung Washington, namun para diplomat mengindikasikan embargo minyak akan melumpuhkan ekonomi Korea Utara.</p><p>Jepang, Prancis, dan Inggris menyeru pemberlakuan segera resolusi sanksi yang baru.</p><p>Sementara Rusia dan China menyatakan sanksi-sanksi saja tidak akan menyelesaikan krisis itu.</p><p>Rusia dan China telah menyeru perundingan diplomatik dengan Korea Utara untuk mengatasi ancaman dari uji nuklir dan rudal.</p><p>Dewan Keamanan PBB telah menerapkan tujuh paket sanksi terhadap Korea Utara sejak negara itu pertama kali menguji perangkat nuklir pada 2006, tapi Pyongyang berulang kali menemukan jalan untuk mengelak dari tindakan itu.</p><p>Resolusi terbaru telah memperkuat sanksi dengan menyasar sektor ekspor utama seperti batu baru yang menjadi sumber dana rezim pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Juni 2018 - 17:34 WIB

Darmin: Rupiah terdampak penyesuaian bunga The Fed

Aktual Luar Negeri | 21 Juni 2018 - 17:22 WIB

Dewan Keamanan Eropa desak Rusia bebaskan sutradara asal Ukraina

Megapolitan | 21 Juni 2018 - 17:07 WIB

Volume sampah di Jakarta menurun selama Lebaran

Hukum | 21 Juni 2018 - 16:57 WIB

Presiden: Tidak ada intervensi SP3 Rizieq

Hukum | 21 Juni 2018 - 16:44 WIB

Anggota DPR dilaporkan atas tuduhan pengeroyokan

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 16:35 WIB

Pemudik minta jalur khusus balita di Bakauheni

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com