Minggu, 22 Juli 2018 | 13:55 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Seribuan massa aksi solidaritas Rohingya di Simpang Ramanda Depok

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Hendrik Raseukiy
Foto: Hendrik Raseukiy
<p>Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) berunjukrasa (unras) di Simpang Ramanda Kota Depok. Sekitar seribuan pengunras ini, berkumpul berjejer di tepi Jl Raya Margonda dan Jl Arif Rahman Hakim.</p><p><br></p><p>Pantauan <i><strong>Reporter Elshinta Hendrik Isnaini Raseukiy,</strong></i> Jumat (8/9), demonstran berorasi mengecam perlakuan kejam yang dirasakan warga Rohingya yang disebut genosida. Pengunras juga mengibarkan bendera ormas, bentang spanduk dan poster bertulis kecaman.</p><p><br></p><p>"Kita semua harus prihatin pada penderitaan bangsa Rohingya. Aung San Su Ki tak layak terima Nobel Perdamakan. Nobelnya harus dicabut. Kita di sini panas panas di bawah terik matahari berunjukrasa tapi, ini belum seberapa dengan sakitnya penderitaan bangsa Rohingya," sebut perempuan orator pengunjukrasa. </p><p><br></p><p>Pantauan, pengunjukrasa gabungan beberapa ormas di antaranya tertera di spanduk dan selebaran Komite Kemanusian Kota Depok yaitu FPI, Dewan Masjid Indonesia, APPI, Fatayat NU, Baznas, Ikadi, Patriot Bela Bangsa, dan lainnya. </p><p><br></p><p>Sebelumnya, di Masjid At Taqwa Balai Kota Depok, Khairullah mengumumkan kepada jamaah shalat jumat mengumpulkan pertisipasi dana untuk disumbangkan kepada Rohingya. </p><p><br></p><p>Wali Kota Depok Muhammad Idris yang jadi khatib di shalat jumat di Masjid Balai Kota mengajak manusia berempati kepada penderitaan manusia lainya. </p><p><br></p><p>"Jika engkau empati kepada mareka yang menangis, ketika engkau meneteskan air mata saat melihat orang-orang yang menderita, tanganmu memberikan bantuan kepada mereka yang dalam marabahaya, saat itu engkau telah sempurna kemanusiaanmu," ujar Khatib Muhammad Idris.</p><p><br></p><p>Di Masjid At Taqwa, imam shalat jumat membacakan qunut nazilah berdoa kepada musibah dan kesengsaraan yang diderita muslim Rohingya, Suria, dan di kawasan dunia lainnya. </p><p><br></p><p>Unras dijaga oleh aparat Polresta Depok, TNI dan Sat Pol PP Kota Depok. Dari awal hingga akhir unras berjakan damai.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 13:34 WIB

Pilot WNI tewas ditabrak di Madinah

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:25 WIB

Arab Saudi kirim 17.000 domba kurban ke Indonesia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com