Selasa, 26 September 2017

Wahid Foundation gandeng perempuan di tiga propinsi bangun Kampung Damai

Jumat, 08 September 2017 20:06

Foto: Istimewa. Foto: Istimewa.
Ayo berbagi!

Sebagai lembaga yang fokus pada perjuangan membangun toleransi dan perdamaian di Indonesia, Wahid Foundation (WF) merasa perlu untuk menyebarkan nilai-nilai perdamaian melalui penguatan kohesi sosial, utamanya dengan melibatkan perempuan yang memiliki peran besar dalam masyarakat. Bagi WF, salah satu syarat utama dalam membangun kohesi sosial adalah penguatan di bidang ekonomi, selain pula penguatan pemahaman terkait toleransi dan perdamaian.

Karenanya, bekerjasama dengan UN Women, WF menggandeng perempuan di tiga provinsi untuk menjadi agen-agen perdamaian yang akan dilatih dan dibimbing agar kuat baik secara ideologi maupun ekonomi.

Menurut Senior Officer Media dan Kampanye Wahid Foundation Indonesia, Khoirul Anam hal yang akan dilakukan adalah dengan mendirikan kampung damai di Bogor dan Depok (Jawa Barat), Solo Raya (Jawa Tengah) dan Malang Raya dan Sumenep (Jawa Timur). Pendirian Kampung Damai ini adalah bagian dari program Women Participation for Inclusive Society (WISE) yang memiliki tujuan besar pada pelibatan perempuan dalam upaya membangun masyarakat yang damai dan mandiri.

Anam menjelaskan, sebagai langkah awal dari inisasi program ini, Wahid Foundation mengadakan FGD serentak di Tiga Provinsi selama dua hari berturut-turut, yakni tanggal 7-8 September 2017. FGD yang melibatkan calon penerima manfaat program, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen pemerintahan ini ditujukan untuk mendapatkan pemetaan kondisi di masing-masing wilayah, khususnya yang terkait dengan isu toleransi dan ekonomi serta kebutuhan mendasar masyarakat setempat, termasuk untuk mendapatkan masukan tentang solusi atas permasalahan yang ada langsung dari masyarakat setempat.

"Pemetaan yang didapat nantinya akan digunakan sebagai panduan untuk melakukan intervensi di masing-masing wilayah," kata Anam, dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (8/9).

Ditambahkan Anam, sasaran utama program WISE adalah berdirinya kampung-kampung damai di tiga provinsi dengan menggunakan media pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas isu toleransi dan perdamaian di kalangan perempuan.

"Program ini menargetkan sedikitnya 2.500 perempuan yang nantinya akan berperan aktif dalam menyebarkan gagasan dan gerakan perdamaian di wilayah masing-masing," ujarnya.

Sementara hari ini, FGD serentak dilakukan di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar