Kamis, 21 Juni 2018 | 05:43 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Selangkah lagi, 67 pebulutangkis muda jadi atlet PB Djarum

Selasa, 05 Mei 2015 - 14:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto : Sutini.
Foto : Sutini.
<p>Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, akhirnya berakhir pada Minggu (10/9) sore. Usai pertandingan yang digelar hari ini, para Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum mengumumkan 67 nama-nama atlet muda dari kelompok U11 dan U13 yang dinyatakan lolos dan berhak masuk ke tahapan paling menentukan yakni masa karantina. Mereka yang lolos tahap ini, layak menyandang predikat sebagai bibit unggul bulutangkis Indonesia setelah berhasil menyisihkan 4.058 pebulutangkis lainnya pada Audis di delapan kota di Indonesia.</p><p><br></p><p>Pada tahap final Audisi di Kudus ini benar-benar mengura tenaga dan konsentrasi para Pelatih dan Pencari Bakat PB Djarum untuk menyeleksi pebulutangkis muda yang memiliki kualitas juara dunia. Para Pelatih dan Pencari Bakat bekerja keras menyaring 131 peserta yang bertanding di final Audisi, hingga akhirnya tersaring 67 atlet. Mereka terdiri dari 15 atlet Putri U11, 17 atlet Putri U13, 17 atlet Putra U11, dan 22 atlet Putra U13.</p><p><br></p><p>Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengungkapkan, mereka yang terpilih adalah pemain-pemain yang memiliki konsistensi dan semangat juang untuk menampilkan permainan terbaiknya. “Proses di babak yang terakhir ini memang luar biasa. Penampilan para atlet-atlet muda ini memang hebat, itu yang membuat sedikit terhambat dalam menilai. Para pemain banyak yang bermain baik dan menunjukkan permainan yang maksimal. Jadi sempat agak sulit bagi kita untuk menentukan siapa-siapa yang lolos ke Tahap Karantina,” ungkap Fung Permadi, setelah pengumuman di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (10/9) seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Sutini.</p><p><br></p><p>“Bagi yang tidak lolos, jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan-kesempatan di lain waktu,” katanya.</p><p><br></p><p>Usai dinyatakan lolos, pebulutangkis muda ini akan masuk ke tahap karantina selama sepekan dari tanggal 11-16 September 2017. Di masa karantina ini para Pelatih PB Djarum akan melihat lebih intens dan lebih dekat kualitas yang dimiliki setiap peserta yang lolos.</p><p><br></p><p> </p><p>Di akhir masa karantina, pada 16 September, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang layak mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan akan digembleng menjadi calon bintang bulutangkis Indonesia di masa depan.</p><p><br></p><p>Upaya pencarian bakat ini, melibatkan para pelatih dari PB Djarum, yang terdiri dari Fung Permadi, Rusmanto Djoko Semaun, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Ari Yuli Wahyu Hartanto, Anjib Kurniawan, Nimas Rani Wijayanti, Maria Elfira Christina, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Ellen Angelina, dan Ferry.</p><p><br></p><p>Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan mengapresiasi para pelatih maupun orangtua yang telah datang mendampingi putra dan putrinya sejak penyelenggaraan Audisi diberbagai kota seperti di Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, serta Kudus. "Dukungan yang ditunjukkan para orangtua dan para pelatih, terlihat di setiap kota Audisi Umum yang kami gelar sejak akhir Maret 2017 hingga kini," papar Budi.</p><p><br></p><p>"Tingginya minat peserta ini sangat dinanti, sekaligus juga membuktikan bahwa para pelatih di daerah-daerah ingin memajukan anak-anak didik mereka untuk naik ke pentas nasional melalui PB Djarum," tambah Budi.</p><p><br></p><p>Para pemain yang berhasil diterima menjadi atlet di PB Djarum akan mendapatkan berbagai pelatihan dan fasilitas olahraga secara lengkap. Mereka akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan dari para pelatih bulutangkis berpengalaman di PB Djarum.</p><p><br></p><p>Engga Setiawan, salah seorang pelatih di PB Djarum menyatakan bahwa Tim Pelatih PB Djarum tidak mematok jumlah peserta yang akan direkrut. Meski beberapa nama sudah menjadi incaran para pelatih. “Tidak ada patokan jumlah peserta. Makanya pada proses karantina ini, kami ingin memastikan kembali agar kami lebih yakin lagi dengan calon-calon atlet yang akan kami bina,” jelas Engga. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com