Ganjar: sekolah lima hari jangan dipersoalkan lagi
Senin, 11 September 2017 - 06:30 WIB | Penulis : Devi Novitasari | Editor : Administrator
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
<p>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar kebijakan sekolah lima hari yang sempat menjadi polemik di berbagai daerah, tidak perlu lagi dipersoalkan karena penerapannya bukan kewajiban melainkan menjadi pilihan masing-masing sekolah.</p><p>"Mau sekolah lima hari atau enam hari silakan, soal sekolah berapa hari jangan dipersoalkan," katanya di Semarang, Senin (11/9).</p><p>Ganjar menegaskan, kebijakan sekolah lima hari yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut tidak mewajibkan sekolah lima hari.</p><p>Menurut Ganjar, bagi sekolah yang tidak atau belum siap menerapkan lima hari sekolah tidak perlu memaksa diri, sebab sekolah enam hari pun diperbolehkan.</p><p>Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan, negara Finlandia yang menerapkan kebijakan sekolah selama tiga sampai empat jam dalam sehari.</p><p>"Kendati hanya empat jam belajar di sekolah, namun negaranya maju, bahkan Amerika mempelajari waktu pelaksanaan sekolah ke Finlandia dan menurut saya setiap negara memang harus mendesain sistem sekolah yang tepat dan paling baik," ujarnya.</p><p>Ganjar menyebutkan, kebijakan sekolah lima hari di Provinsi Jateng sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir, meskipun tidak semua sekolah menerapkan kebijakan tersebut dan hingga kini masih ada beberapa sekolah yang melaksanakannya.</p><p>"Terkait hasil evaluasi pelaksanaan lima hari sekolah, persoalan utamanya adalah menyangkut belum memadainya sarana transportasi di daerah," katanya.</p><p>Melihat kondisi yang ada di masyarakat, kebijakan sekolah lima hari selama delapan jam dalam sehari yang sebelumnya diatur melalui Permendikbud tentang Hari Sekolah diganti dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Pendidikan Karakter.</p><p>Perpres itu menjelaskan bisa memilih sekolah lima hari atau enam hari sepekan. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00 WIB
<P>Banjir luapan air Kali Lamong yang mengenangi 12 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Gresik...
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau tambak udang di kawasan Perhutanan Sosial Muara Gembong...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM memperkirakan penyebab gemp...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wanita Sumatera Utara didorong untuk menjadi wanita yang produktif membantu bapak-bapak dal...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pengrajin sandal dan sepatu Cibaduyut, Kota Bandung, memang sudah terkenal di Nusantara. Da...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bea Cukai Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menggagalkan peny...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, hari ini Kamis (19/4) menetapkan DPT...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjenguk Tri Intan Apriani,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)