Jumat, 20 Juli 2018 | 01:46 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Ganjar: sekolah lima hari jangan dipersoalkan lagi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
<p>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar kebijakan sekolah lima hari yang sempat menjadi polemik di berbagai daerah, tidak perlu lagi dipersoalkan karena penerapannya bukan kewajiban melainkan menjadi pilihan masing-masing sekolah.</p><p>"Mau sekolah lima hari atau enam hari silakan, soal sekolah berapa hari jangan dipersoalkan," katanya di Semarang, Senin (11/9).</p><p>Ganjar menegaskan, kebijakan sekolah lima hari yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut tidak mewajibkan sekolah lima hari.</p><p>Menurut Ganjar, bagi sekolah yang tidak atau belum siap menerapkan lima hari sekolah tidak perlu memaksa diri, sebab sekolah enam hari pun diperbolehkan.</p><p>Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan, negara Finlandia yang menerapkan kebijakan sekolah selama tiga sampai empat jam dalam sehari.</p><p>"Kendati hanya empat jam belajar di sekolah, namun negaranya maju, bahkan Amerika mempelajari waktu pelaksanaan sekolah ke Finlandia dan menurut saya setiap negara memang harus mendesain sistem sekolah yang tepat dan paling baik," ujarnya.</p><p>Ganjar menyebutkan, kebijakan sekolah lima hari di Provinsi Jateng sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir, meskipun tidak semua sekolah menerapkan kebijakan tersebut dan hingga kini masih ada beberapa sekolah yang melaksanakannya.</p><p>"Terkait hasil evaluasi pelaksanaan lima hari sekolah, persoalan utamanya adalah menyangkut belum memadainya sarana transportasi di daerah," katanya.</p><p>Melihat kondisi yang ada di masyarakat, kebijakan sekolah lima hari selama delapan jam dalam sehari yang sebelumnya diatur melalui Permendikbud tentang Hari Sekolah diganti dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Pendidikan Karakter.</p><p>Perpres itu menjelaskan bisa memilih sekolah lima hari atau enam hari sepekan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com