Kamis, 21 Juni 2018 | 22:43 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Peneliti: Asap rokok dapat mengubah sel paru-paru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara
<p>Paparan kronis dari asap rokok dapat mengubah sel paru-paru seiring berjalannya waktu sehingga membuatnya rentan terhadap penyakit dan memicunya menumbuhkan kanker, kata para peneliti Amerika Serikat (AS) pada Senin (11/9).</p><p>Laporan dalam jurnal Cancer Cell itu berdasarkan percobaan laboratorium terhadap sel paru-paru yang terpapar asap rokok kronis – setara dengan orang yang merokok selama 20 sampai 30 tahun.</p><p>Setelah sekitar 10 hari, sel itu mulai mengubah ekspresi gen mereka, sebuah proses yang dikenal sebagai perubahan epigenetika.</p><p>Perlu waktu 10 bulan sebelum perubahan tersebut berkembang cukup untuk memperkuat peluang kanker.</p><p>"Ketika Anda merokok, Anda menumpuk substrat perubahan epigenetika yang menurut hipotesis kami meningkatkan peluang Anda menderita kanker paru-paru," kata penulis senior Stephen Baylin, salah satu direktur program Cancer Biology di Johns Hopkins University.</p><p>"Karena jika Anda bukan perokok, risiko kanker paru-paru Anda sangat rendah."</p><p>Kelainan epigenetika ini pada dasarnya mematikan beberapa gen yang dibutuhkan untuk membantu melindungi sel normal dari pertumbuhan kanker.</p><p>Perubahan epigenetika tidak mengganti atau memutasi urutan DNA gen, mengindikasikan bahwa masih ada harapan bagi orang-orang yang ingin berhenti merokok.</p><p>"Penelitian ini mengindikasikan kemungkinan bahwa tidak seperti mutasi, yang lebih sulit dibalik, jika Anda berhenti merokok di waktu dan durasi tertentu, maka Anda punya kesempatan untuk menurunkan peluang yang mungkin disebabkan oleh tumpuhan perubahan epigenetika," kata penulis pertama Michelle Vaz, peneliti S3 di Johns Hopkins University School of Medicine.</p><p>"Hipotesisnya adalah ada perubahan yang masih bisa dibalik yang berkontribusi terhadap jenis kanker paru-paru tertentu," demikian AFP.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com