Selasa, 17 Juli 2018 | 18:19 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Elpiji melon langka, Pemkab Kudus gelar operasi pasar

Jumat, 22 Mei 2015 - 15:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto: Sutini
Foto: Sutini
<p>Guna menenuhi kebutuhan elpiji bersubsidi tiga kilogram di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar kegiatan operasi pasar (OP) elpiji di sembilan kecamatan dengan total sebanyak 6.160 tabung, Selasa (12/9).&nbsp;</p><p>Kegiatan OP tersebut dilaksanakan mulai hari ini hingga Jumat (15/9) mendatang. Pada kegiatan OP hari pertama di Kecamatan Mejobo, langsung dipadati masyarakat yang mengantri sedari pagi, karena harga elpiji di tingkat pengecer mencapai Rp25.000, sedangkan pada saat OP hanya dijual Rp15.500 sesuai harga eceran tertinggi (HET).</p><p>Kabid Fasilitasi Perdagangan dan Promosi pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno kepada Kontributor Elshinta, Sutini mengatakan, OP digelar menyusul adanya laporan masyarakat terkait kekurangan elpiji bersubsidi sejak Idul Adha kemarin, sehingga pihaknya melakukan koordinasi dengan Hiswana Migas dan Pertamina, yang kemudian disepakati adanya OP.</p><p>"Setelah adanya informasi terkait kekurangan elpiji di masyarakat, kami langsung menindaklanjuti dengan koordinasi bersama, sehingga diadakan OP hari ini," katanya.</p><p>Imam menegaskan, kekurangan elpiji kali ini disebabkan oleh tingginya permintaan sejak Idul Adha lalu. Terlebih, jatah fakultatif yang semula diperuntukan bulan puasa dan Lebaran mulai dihentikan sejak awal September.</p><p>Salah satu warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Mursidah mengatakan, dalam beberapa hari ini dirinya mengalami kesulitan mendapatkan elpiji. Para pengecer dan pangkalan selalu bilang kehabisan jika hendak membeli elpiji tiga kilogram, kalaupun ada di tingkat pengecer, harga jualnya mencapai Rp25.000 per kilogram. "Harganya jauh lebih mahal tapi mau gimana lagi terpaksa tetap beli," ujarnya.</p><p>Senada dengan warga Desa Kesambi, Dewi, tidak hanya sulit mencari elpiji tiga kilogram, tetapi harganya yang dipatok juga sangat tinggi. Dari pangkalan harganya sudah mencapai Rp20.000 per tabung, jadi sampai ke konsumen mencapai Rp23.000-24.000.&nbsp;</p><p>"Dengan adanya OP, masyarakat sangat terbantu," paparnya.</p><p><br></p><p style="margin: 15px 0px; padding: 0px; border: 0px; outline: 0px; font-size: 15.4px; vertical-align: baseline; background: rgb(255, 255, 255); color: rgb(0, 0, 0); font-family: &quot;Open Sans&quot;, sans-serif; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Penulis: Angga Kusuma.</p><p style="margin: 15px 0px; padding: 0px; border: 0px; outline: 0px; font-size: 15.4px; vertical-align: baseline; background: rgb(255, 255, 255); color: rgb(0, 0, 0); font-family: &quot;Open Sans&quot;, sans-serif; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 17 Juli 2018 - 18:18 WIB

Hari terakhir, parpol rame-rame daftarkan bacaleg ke KPU

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:56 WIB

Anak sapi berkepala dua sempat diberi susu bubuk

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:45 WIB

Wapres JK: Pemerintah optimistis divestasi Freeport lancar

Politik | 17 Juli 2018 - 17:37 WIB

Ngogesa Sitepu tetap berpihak kepada rakyat Sumut

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:23 WIB

Calon jamaah Haji embarkasi Palembang mulai masuk asrama Haji

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:17 WIB

Visa 280 kloter jamaah sudah selesai

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com