Jumat, 22 September 2017

Aksi Solidaritas Rohingya

Rieke: Hentikan kekerasan dan penindasan atas Rohingya

Selasa, 12 September 2017 20:38

Foto: Istimewa. Foto: Istimewa.
Ayo berbagi!

Sejumlah tokoh dan politisi menggelar aksi solidaritas atas tragedi kemanusiaan Rohingya di Gedung Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (12/9). Selain menyatakan sikap, aksi solidaritas untuk Rohingya juga ditandai dengan pembubuhan tandatangan tokoh lintas agama dan elemen organisasi kepemudaan. 

Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka yang turut bersuara lantang menyikapi kekejaman militer Myanmar terhadap etnis muslim Rohingya mengatakan, tragedi Rohingya merupakan kejahatan kemanusian, apapun alasan dibalik konflik tersebut sama sekali tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun. 

"Kami meyakini tidak ada satu ajaran pun yang membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun," kata Rieke.

Karenanya, kata dia, penindasan atas warga Rohingya harus dihentikan. 

Menurut Rieke, aksi tidak solidaritas Rohingya akan terus dilakukan, termasuk penggalangan dana. "Ini wujud solidaritas kami, kedepan kami juga akan melakukan aksi konkrit berupa mengumpulkan dana untuk warga Rohingya.

Beberapa poin pernyataan sikap dari para tokoh dan politisi atas tragedi Rohingya, di antaranya adalah mendesak pemerintah Myanmar segera menghentikan kekerasan terhadap warga Rohingya, mendesak pemerintah myanmar segera mengembalikan keamanan dan perlindungan terhadap semua orang di Rakhine, mendesak pemerintah Myanmar untuk segera membuka akses bantuan kemanusiaan untuk Rohingya.

Selain itu, mendesak PBB segera mengambil langkah konkrit dan mengajak seluruh pemuda dunia khususnya Asean untuk menyuarakan solidaritas dan kedamaian bagi Rohingya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar