Sabtu, 18 November 2017

Sidang Tahunan Asosiasi Jaksa Internasional Digelar di Beijing

Selasa, 12 September 2017 22:00

Ayo berbagi!

Sidang tahunan Asosiasi Jaksa Internasional ke-22 yang juga Sidang Kongres Anggota digelar di Beijing, hari Senin (11/09) kemarin. Sidang tahunan yang akan berlangsung selama 4 hari ini dihadiri oleh para jaksa dari sekitar 100 negara dan lima benua. Mereka akan bertukar pengalaman dan bersama-sama membahas kerja sama peradilan dengan berkisar pada tema "Kejaksaan Yang Melayani Publik".

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan surat ucapan selamat kepada sidang kongres. Ia menunjukkan, diadakannya pembahasan mendalam tentang perlindungan jaksa terhadap publik dengan berkisar pada pembangunan masyarakat hukum yang tenteram, adil dan harmonis mempunyai arti penting untuk mendorong pembangunan tata hukum berbagai negara.

Sementara itu, Ketua Komite Tetap KRN Tiongkok Zhang Dejiang menghadiri upacara pembukaan dan menyampaikan pidato.

Ia menekankan, Tiongkok menaruh perhatian besar, aktif berpartisipasi dan semaksimal mungkin memajukan kerja sama peradilan internasional dan regional. Tiongkok telah bergabung dalam serangkaian konvensi internasional di bidang peradilan, menandatangani sejumlah perjanjian bilateral terkait bantuan peradilan dan ekstradisi, secara aktif melaksanakan kewajiban konvensi internasional yang telah dijanjikan, sehingga telah memainkan peranan penting dalam menindak kejahatan internasional, mendorong demokratisasi dan tata hukum global. Pihak Tiongkok menganjurkan untuk saling bertukar pengalaman, bekerja sama demi keuntungan bersama, saling berkoordinasi, dan membentuk sistem kerja sama peradilan internasional yang lebih dapat diandalkan, lebih pragmatis dan lebih efektif.

Kepala Kejaksaan Agung Tiongkok Cao Jianmin menyatakan keinginannya untuk mengadakan komunikasi penuh dengan berbagai pihak, demi menyumbangkan ide yang dapat dirujuk oleh lembaga kejaksaan berbagai negara, bersama-sama mendorong reformasi tata kelola ekonomi global dan memajukan kesejahteraan rakyat.

Ketua Asosiasi Kejaksaan Internasional menyatakan pula, asalkan profesionalisme jaksa tetap dipertahankan, semua pihak saling menghormati dan membuka diri, pertukaran kali ini pasti dapat membuahkan hasil.

Dalam sidang pleno yang berlangsung kemarin, para perwakilan dari Uni Eropa, Rusia, AS dan Arab Saudi masing-masing menyampaikan pidato mengenai pola kerja sama internasional yang baru, metode bantuan yudisial dan kebutuhan yudisial di masa depan, serta kerja sama lintas wilayah. Sementara itu, mereka juga memaparkan pengalaman masing-masing. Dalam 3 hari ke depan, berbagai pihak juga akan mengadakan pembahasan mengenai bantuan yudisial zaman elektronika, gugatan terhadap penjahat pada era digital, kepentingan publik, anti-korupsi dan lain-lain.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar