Jumat, 22 Juni 2018 | 01:14 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Polisi tangkap pengujar kebencian terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi

Selasa, 26 Mei 2015 - 15:20 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto sumber http://beritapagi.co.id
Foto sumber http://beritapagi.co.id
<p>Polisi menangkap tersangka DI, seorang mahasiswa pelaku penyebar ujaran kebencian terhadap Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, di media sosial.</p><p> "Kemarin Polrestabes Bandung menangkap pelaku penyebar ujaran kebencian terhadap Ibu Negara," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/9).</p><p> Menurut dia, tersangka DI merupakan pemilik akun @warga_biasa di sosial media Instagram.</p><p> Pada 7 September 2017, di akunnya, DI mengunggah gambar Iriana Jokowi dengan tulisan bernada menghina dan kebencian. "Yang bersangkutan telah menghina ibu negara dalam akun IG-nya," katanya.</p><p> Kemudian pada 8 September, polisi menyelidiki keberadaan DI dari saksi berinisial DW di Bandung, Jawa Barat. Setelah diketahui bahwa pelaku berada di Palembang, selanjutnya, pada 9 September, tim Polrestabes Bandung berangkat ke Palembang.</p><p> Pada 11 September, pelaku ditangkap di rumah orang tuanya di Jalan Jepang KM 11 Nomor 1088, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang. Dalam penangkapan DI, diamankan sejumlah barang bukti yakni 2 buah ponsel berikut sim card, sebuah bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) dan sebuah gantungan kunci HTI.</p><p> Saat ini, DI mendekam di Rutan Polrestabes Bandung. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com