Jumat, 20 Juli 2018 | 13:53 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Gubernur Jatim terima laporan wilayah darurat kekeringan

Rabu, 27 Mei 2015 - 00:40 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku telah menerima laporan resmi dari enam bupati yang menyampaikan wilayahnya mengalami darurat kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.</p><p> "Kepada enam daerah yang mengalami kekeringan akan segera dikirim air bersih untuk membantu masyarakat setempat," ujar Gubernur kepada wartawan di Surabaya, Rabu (13/9).</p><p> Dari enam kabupaten yang sudah melaporkan darurat kekeringan, lima di antaranya yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, serta Kabupaten Probolinggo.</p><p> Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengimbau kepala daerah lainnya yang wilayahnya terdampak kekeringan juga melaporkannya ke provinsi sehingga bisa dilakukan pengiriman air bersih.</p><p> "Presiden Joko Widodo juga telah mengingatkan agar kepala daerah segera melakukan pengecekan wilayahnya terkait kekeringan," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.</p><p> Sementara itu, berdasarkan data di Pemprov Jatim, dari 38 kabupaten/kota, sampai saat ini terdapat 422 desa di 27 kabupaten mengalami kekeringan, yang 183 desa di antaranya posisinya di atas pegunungan sehingga harus dilakukan pengiriman air ke dalam penampungan air.</p><p> "Karena lokasinya di atas maka rekayasa teknis seperti pembuatan sumur bor, pipanisasi tidak dapat dilakukan. Sedangkan, sisanya masih bisa dilakukan rekayasa teknis," katanya.</p><p> Menurut dia, apabila tidak segera diberikan bantuan maka menjadi hal krusial, khususnya di daerah pantai selatan dan Madura.</p><p> Sementara itu, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, dari 8.501 jumlah desa di Jatim, pada 2015 terdapat 541 desa mengalami kekeringan.</p><p> Dari jumlah desa kering tersebut telah dilakukan rekayasa teknologi bagi 119 desa sehingga tahun-tahun berikutnya membantu mengantisipasi kekeringan.</p><p> "Pada 2017 kekeringan hanya terjadi pada 422 desa, bahkan 2016 tidak terjadi kekeringan di Jatim," kata mantan Sekdaprov Jatim tersebut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 20 Juli 2018 - 13:44 WIB

Kantor Bupati Labuhanbatu kembali digeledah KPK

Musibah | 20 Juli 2018 - 13:34 WIB

Satu jenazah korban kapal terbalik Jember ditemukan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 12:49 WIB

Presiden tekankan perlunya percepat penggunaan biodiesel

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com