Senin, 23 Juli 2018 | 15:13 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

BPJS Kesehatan: Tagihan Naik dan Ketentuan Baru Iuran 1 Keluarga

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
courtesy https://www.cermati.com/artikel/bpjs-kesehatan-tagihan-naik-dan-ketentuan-baru-iuran-1-keluarga
courtesy https://www.cermati.com/artikel/bpjs-kesehatan-tagihan-naik-dan-ketentuan-baru-iuran-1-keluarga
<p>Beberapa orang dikagetkan dengan sejumlah tagihan iuran BPJS mereka yang membengkak secara tiba-tiba saat mereka akan membayarnya melalui jaringan ATM. Hal ini tentu bukan sebuah kewajaran, mengingat selama ini BPJS menerapkan <em>virtual account</em> untuk masing-masing peserta.</p> <p>Lalu, jika peserta yang bersangkutan tidak pernah melakukan keterlambatan pembayaran, mengapa tagihan iurannya bertambah berkali lipat dari biasanya?</p> <p>Terkait dengan kejadian ini, sejumlah orang menuturkan pengalaman yang sama, kaget dengan sejumlah tagihan iuran BPJS mereka.</p> <p>Beberapa orang yang sangat disiplin dalam melakukan pembayaran juga bahkan membagikan cerita yang sama di internet, sehingga hal ini semakin membingungkan, mengingat mereka merasa tidak pernah melakukan penunggakan pembayaran. Tentu semua bertanya-tanya di dalam hati, mengenai kenaikan yang tidak masuk akal ini.</p> <cermati data-banner="asuransi-kesehatan-button">&#xA0;</cermati> <h2><strong>Iuran BPJS Naik?</strong></h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/yqsciupf62cd2st5onoq" alt="kantor bpjs kesehatan"><br>Kantor BPJS Kesehatan via elshinta.com</p> <p>Seperti dugaan sebagian orang, memperkirakan bahwa iuran BPJS mengalami kenaikan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Jika iya, hal ini tentu sangat mengecewakan, sebab bagaimanapun juga informasi tersebut seharusnya diberitahukan secara luas, sebab<a title=" layanan BPJS Kesehatan" href="https://www.cermati.com/artikel/antisipasi-buruknya-pelayanan-bpjs-dengan-langkah-berikut" target="_blank"> layanan BPJS Kesehatan</a> merupakan layanan yang hampir wajib digunakan oleh semua orang. Bagaimana mungkin, pihak BPJS tidak memberitahukan hal ini sebelumnya?</p> <p>Banyak orang yang berupaya untuk menggali informasi terkait dengan hal ini, namun ternyata tidak terjadi kenaikan jumlah iuran BPJS. Iuran yang lama masih tetap berlaku, namun saat ini sebuah ketentuan baru di dalam layanan BPJS Kesehatan baru saja diberlakukan, yakni membayar tagihan iuran untuk 1 keluarga sekaligus.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="4 Layanan untuk Ibu Hamil yang Ditanggung BPJS Kesehatan" href="https://www.cermati.com/artikel/4-layanan-untuk-ibu-hamil-yang-ditanggung-bpjs-kesehatan" target="_blank">4 Layanan untuk Ibu Hamil yang Ditanggung BPJS Kesehatan</a></strong></p> <h2><strong>Ketentuan Baru di Dalam BPJS Kesehatan</strong></h2> <p style="text-align: center;"><img src="https://image.cermati.com/f_auto,q_70/ntami8qpkzijznnj6ibi" alt="kartu bpjs kesehatan"><br>Contoh Kartu BPJS via&#xA0;blogspot.com</p> <p>Berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh pihak peyelenggara BPJS Kesehatan, maka sejak per tanggal 1 September 2016 diberlakukan aturan pembayaran yang baru di dalam layanan BPJS Kesehatan. Merujuk pada peraturan tersebut, maka diberlakukan aturan pembayaran iuran wajib 1 keluarga sekaligus.</p> <p>Tidak ada ketentuan jalur pembayaran khusus terkait dengan aturan yang baru ini, namun hal ini pada umumnya dikeluhkan oleh mereka yang melakukan pembayaran iuran melalui mesin ATM.</p> <p>Sebelum ketentuan baru ini di berlakukan para peserta BPJS Kesehatan tidak wajib untuk membayar iuran seluruh anggota keluarga sekaligus, sebab bisa saja dana yang dimiliki terbatas dan hanya cukup untuk membayar iuran sebagian anggota keluarga saja, yang lainnya akan menyusul kemudian.</p> <p>Namun, di dalam aturan yang baru, hal di atas tidak berlaku lagi. Saat peserta akan melakukan pembayaran di mesin ATM, maka <em>account virtual</em> yang terdapat di sana adalah <em>account virtual</em> untuk keseluruhan anggota keluarga yang menjadi peserta layanan &#xA0;BPJS Kesehatan.</p> <p>Sejumlah tagihan iuran yang muncul di sana adalah total iuran seluruh anggota keluarga, di mana jumlahnya tentu akan sangat berbeda dan jauh lebih besar dari biasanya, tergantung jumlah anggota keluarga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini tentu menjadi masalah tersendiri, sebab tidak dimungkinkan untuk membayar iuran satu orang atau sebagian orang saja di dalam keluarga yang <a title="menjadi anggota peserta BPJS Kesehatan" href="https://www.cermati.com/artikel/cara-daftar-bpjs-kesehatan-seperti-apa-prosesnya" target="_blank">menjadi anggota peserta BPJS Kesehatan</a>.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="7 Poin Penting dalam Rujukan BPJS Kesehatan" href="https://www.cermati.com/artikel/7-poin-penting-dalam-rujukan-bpjs-kesehatan" target="_blank">7 Poin Penting dalam Rujukan BPJS Kesehatan</a></strong></p> <h2><strong>Manfaat Sistem Pembayaran Iuran 1 Keluarga Sekaligus</strong></h2> <p>Bagaimanapun juga, penerapan aturan yang baru ini tentu dilakukan dengan sejumlah tujuan. Meski tidak terlihat nyata, namun sepertinya pihak penyelanggara BPJS Kesehatan sedang mencoba untuk menambah jumlah pengguna layanan tersebut. Ini bisa dilihat dari tata cara pendaftarannya, di mana jika pendaftaran dilakukan secara <em>online</em>, maka calon peserta wajib mendaftarkan seluruh anggota keluarganya sekaligus.</p> <p>Artinya, ini juga berlaku di dalam sistem pembayarannya, sebab hal ini akan membuat peserta wajib untuk melunasi semua tagihan iuran sekeluarga sekaligus. Meski terasa memberatkan, hal ini tetap memiliki manfaat bagi peserta BPJS Kesehatan, antara lain:</p> <ul> <li><strong>Kemudahan dalam Melakukan Pembayaran</strong></li> </ul> <p>Saat melakukan pembayaran, peserta hanya perlu memiliki satu <em>account virtual</em> untuk seluruh anggota keluarga.</p> <ul> <li><strong>Pembayaran Menjadi Lebih Mudah dan Cepat</strong></li> </ul> <p>Pembayaran cukup dilakukan satu kali saja untuk semua anggota keluarga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan sekaligus.</p> <h2><strong>Atasi dengan Tepat</strong></h2> <p>Perubahan di dalam sistem pembayaran iuran BPJS mungkin akan sulit untuk disesuaikan dengan kebiasaan pembayaran yang selama ini dijalankan. Namun hal ini bersifat wajib, jadi sangat penting untuk mengatasinya dengan tepat. Siapkan dananya sejak awal, agar pembayaran bisa berjalan dengan mudah seperti biasanya.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta, Siapa yang Terbaik?" href="https://www.cermati.com/artikel/bpjs-dan-asuransi-kesehatan-swasta-siapa-yang-terbaik" target="_blank">BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta, Siapa yang Terbaik?</a></strong></p> <cermati data-banner="kta-banner">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/bpjs-kesehatan-tagihan-naik-dan-ketentuan-baru-iuran-1-keluarga">Cermati.com</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com