Sabtu, 23 September 2017

Rendah serapan anggaran, Kabupaten Bekasi terancam tak dapat anggaran 2018

Rabu, 13 September 2017 15:27

Foto: Ilustrasi elshinta.com Foto: Ilustrasi elshinta.com
Ayo berbagi!

DPRD Kabupaten Bekasi Jawa Barat meminta agar Bupati Bekasi untuk serius dan mau menerima masukan menyusul banyaknya anggaran yang tidak terserap, bahkan dengan kondisi saat ini kemungkinan Kabupaten Bekasi ditahan 2018 tidak mendapat anggaran dari pusat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Daris mengatakan, pihaknya sudah berulang kali merekomendasikan poin-poin penting, namun terkadang kurang dihiraukan oleh pemerintah daerah, sehingga kedepannya masalah penyerapan anggaran harus serius disikapi Bupati Bekasi dan jajarannya.

"Ini berbahaya seolah Kabupaten Bekasi tidak butuh anggaran dan bisa dialokasikan ke daerah lain," ujar Daris, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.

Menurut Daris, pihaknya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi di pemerintah Kabupaten Bekasi dan menyebut satuan kerja daerah dianggap super males.

"Coba bayangkan, penyerapan anggaran di bawah 30 persen ini benar benar super males sebagaimana saya utarakan dihadapan para mahasiswa yang menemui saya," katanya.

Selisih sisa anggaran tahun 2017 ini, lanjut Daris diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun ditambah anggaran Kabupaten Bekasi yang mengendap di bank mencapai Rp1,44 triliun, sehingga hal ini bisa dikategorikan Kabupaten Bekasi mengalami defisit anggaran.

"Ini bukan saja merugikan masyarakat kabupaten Bekasi, namun berimbas terhadap legislatif," tukasnya.

Daris berharap Bupati Bekasi bisa bergerak cepat agar program yang telah dirancang tidak terbengkalai dan juga tidak harus sering melakukan mutasi jabatan pegawai karena bisa pula berdampak terhadap kinerja di tiap satuan kerja.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar