Senin, 23 Juli 2018 | 15:13 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Bayi orangutan Sumatera tiba di pusat satwa liar Thailand

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto sumber VOA Indonesia
Foto sumber VOA Indonesia
<p>Dua bayi orangutan Sumatera, yang diselamatkan petugas perbatasan, yang menggagalkan upaya menyelundupkan mereka ke Thailand, tiba di pusat satwa liar pada Rabu (13/9), untuk menetap hingga Indonesia memutuskan pemulangan mereka, kata pejabat.</p><p> Saat keluar dari kandang, pendatang baru itu menggosok hidung dengan sepasang bayi orangutan lain, yang sudah tinggal di tempat tersebut.</p><p> Mereka dimandikan sebelum menjelajahi lingkungan baru mereka, selalu saling berpelukan.</p><p> "Karena mereka masih kecil, kami harus menjaga keduanya di dalam kandang perawatan, karena mereka memerlukan perhatian saksama," kata Banpot Maleehuan, direktur Pusat Pembiakan Satwa Liar Khao Pratab Chang di Thailand tengah, seperti diwartakan Reuters.</p><p> Satwa berumur dua tahun itu, satu ljantan dan satu betina, akan tinggal di tempat tersebut hingga perkara di pengadilan selesai dan Indonesia memutuskan apakah akan membawa mereka kembali, tambahnya.</p><p> Primata itu termasuk kelompok satwa yang diselamatkan pada Juni di pemeriksaan pabean Padang Besar di perbatasan dengan Malaysia, dan seorang warga Malaysia ditangkap karena berusaha menyelundupkan mereka, kata media.</p><p> Orangutan, mamalia terbesar pemanjat pohon, dinyatakan sangat terancam oleh Konvensi Perdagangan Jenis Langka Dunia (CITES).</p><p> Mereka asli Indonesia dan Malaysia, dengan sekitar 60.000 tersisa di hutan hujan Kalimantan dan Sumatera, kata perkiraan Dana Satwa Liar Dunia (WWF), turun dari sekitar 230.000 hewan pada seabad lalu.</p><p> Penggundulan hutan dan pembukaan lahan untuk bubur kertas, kertas dan minyak sawit menghabiskan tempat hidup orangutan, yang berarti "orang hutan" dalam bahasa Melayu. Kebakaran sering dilakukan perusahaan untuk membersihkan lahan tersebut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com