Kamis, 21 Juni 2018 | 23:09 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Kemenkes dorong rumah sakit lakukan akreditasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mendorong rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang belum terakreditasi untuk melakukan pengajuan akreditasi guna menaikkan standar mutu dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.</p><p> "Akreditasi itu untuk kendali mutu. Jadi memang kami terus menerus melakukan akreditasi baik untuk puskesmas atau rumah sakit," kata dia usai acara acara "The 4th Annual Scientific Meeting and Internasional Seminar" di Surabaya, Rabu (13/9)&nbsp;malam.</p><p> Nila mengaku tidak hafal di Jawa Timur ada berapa rumah sakit atau puskesmas yang sudah diakreditasi atau belum. Namun minimal satu kecamatan satu puskesmas harus diakreditasi.</p><p> "Puskesmas itu nanti akan mencapai sampai 5.600 yang terakreditasi. Ini agak bergulir lebih cepat dari harapan. Percepatannya cepat sekali. Akreditasi baik karena ini kendali mutu," ujarnya.</p><p> Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jatim Dr Kohar Hari Santoso menyatakan hingga saat ini ada sekitar 65,5 persen dari total 369 rumah sakit di wilayahnya sudah terakreditasi.</p><p> "Kami akan terus mendorong rumah sakit supaya akreditasi. Sekarang ini sudah mencapai 65,5 persen rumah sakit yang ada di Jatim sudah terakreditasi," katanya.</p><p> Selain rumah sakit, puskesmas juga terus didorong untuk akreditasi. Hal ini, kata dia, untuk menjaga kualitas cukup secara akses dan mutu. "Kami berharap pada tahun 2019 semuanya terakreditasi. Mungkin malah tidak sampai 2019 sudah tuntas," ujarnya.</p><p> Setelah melakukan akreditasi, akan diberikan sertifikasi kepada rumah sakit. Hal itu untuk memastikan bahwa rumah sakit itu 'marem', Memuaskan, Aman, Rasionil, Efisien, dan Manusiawi. Indikatornya adalah indeks kepuasan pelanggan dan indeks kepuasan masyarakat.</p><p> Ditanya sisanya belum melakukan akreditasi, pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan memantau rumah sakit yang belum terakreditasi melalui dinas kesehatan kabupaten/kota. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com