Selasa, 17 Juli 2018 | 18:22 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Anggaran komisi penyelidik perang narkoba Filipina dipotong jadi tinggal Rp264.000

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Para anggota parlemen Filipina memutuskan memangkas anggaran tahunan menjadi hanya 1.000 peso atau sekitar Rp260.000 untuk komisi yang sedang menyelidiki kebijakan kontroversial dalam memberantas peredaran narkoba. </p><p>Pemotongan anggaran Komisi Hak Asasi Manusia Filipina itu diputuskan Kongres dengan selisih suara besar: 119 mendukung dan 32 menentang. </p><p>Ketua Parlemen, Pantaleon Alvarez, mengatakan komisi itu 'tidak ada gunanya' </p><p>Namun para pengkritik keputusan tersebut mengatakan pemotongan merupakan hukuman atas komisi yang menyelidiki kebijakan keras Presiden Rodrigo Duterte dalam memberantas narkoba.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41186734">Putra Duterte bantah terlibat narkoba dan tolak menjawab Senat</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41064829">Bocah 17 tewas, ratusan orang protes kebijakan anti narkoba Duterte </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39074369">Polisi Filipina tangkap senator penentang kebijakan narkoba Presiden Duterte</a></li> </ul><p>Pemotongan anggaran juga dikecam organisasi pegiat hak asasi yang berkantor di New York, Human Rights Watch, yang menganggap presiden ingin membungkam semua yang menentang kebijakannya. </p><p>&quot;Komisi itu dibentuk tahun 1987 setelah jatuhnya kediktatoran (Ferdinand) Marcos dan merupakan badan yang amat penting dan simbolis yang bertugas melindungi hak sipil dan politik rakyat Filipina, serta menjamin agar pelanggaran yang tidak masuk di akal di bawah Marcos tidak terulang lagi,&quot; jelas Phelim Kine, dari Human Rights Watch untuk Divisi Asia.</p><p>Sejak berkuasa tahun lalu, Presiden Duterte menerapkan 'tembak di tempat' para terduga pengedar narkoba dan polisi sudah menewaskan sekitar 3.800 terduga sementara ribuan lainnya tewas tidak jelas.</p><p>Kebijakan itu diharapkan dapat memberantas perdagangan narkoba di Filipina namun dikecam oleh dunia internasional dan para pegiat hak asasi manusia. </p><p>Komisi Hak Asasi yang sedang menyelidiki pembunuhan di luar hukum itu awalnya mengajukan permohonan anggaran sebesar 1,72 miliar peso atau sekitar Rp449 miliar untuk tahun 2018 mendatang namun pemerintah hanya mengusulkan setengahnya. </p><p>Saat pembahasan tahap kedua, Kongres -lewat pemungutan suara- kemudian memotongnya menjadi 1.000 peso, yang seperti bumi dan langit jika dibandingkan dengan anggaran 2017 sebesar 749 juta peso. </p><p>Dalam wawancara TV, Pantaleon Alvarez, mengatakan, &quot;Jika Anda ingin melindungi hak-hak para penjahat, ambil anggaranmu dari penjahat,&quot; dan juga menuduh komisi tidak kompeten. </p><p>&quot;Kenapa Anda harus mendapat dana dari pemerintah namun Anda tidak melakukan tugas Anda?&quot; </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39337144">Seks, narkoba, tambang, dan maut: Cara Duterte mengguncang Filipina</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-38893382">Warga Filipina kritik pidato Presiden Duterte yang membahas putranya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-39989807">Sebastian Duterte, 'anak brengsek' presiden Filipina </a></li> </ul><p>Seorang anggota Kongres yang menentang pemotong anggaran, Edcel Lagman, mengatakan para pendukung Presiden Duterte di Kongres 'secara nyata menerapkan hukuman mati atas kantor independen yang dibentuk dan mendapat mandat berdasarkan konstitusi'.</p><p>Walau masih membutuhkan pengesahan dari Senat, namun para penentangnya menduga keputusan Kongres ini akan lolos mengingat pendukung Presiden Duterte menguasai mayoritas di kedua majelis parlemen.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 17 Juli 2018 - 18:18 WIB

Hari terakhir, parpol rame-rame daftarkan bacaleg ke KPU

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:56 WIB

Anak sapi berkepala dua sempat diberi susu bubuk

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:45 WIB

Wapres JK: Pemerintah optimistis divestasi Freeport lancar

Politik | 17 Juli 2018 - 17:37 WIB

Ngogesa Sitepu tetap berpihak kepada rakyat Sumut

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:23 WIB

Calon jamaah Haji embarkasi Palembang mulai masuk asrama Haji

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 17:17 WIB

Visa 280 kloter jamaah sudah selesai

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com