Kamis, 21 Juni 2018 | 22:59 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Menkeu kecewa pegawainya masih ada yang korupsi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Menteri Keuangan Sri Mulyani lndrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani lndrawati
<p>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kekecewaannya dengan adanya pegawai di kementerian yang dipimpinnya yang diduga masih melakukan korupsi.</p><p> "Saya benar-benar kecewa dengan adanya perilaku yang sifatnya ketamakan di tengah-tengah upaya reformasi yang kita lakukan," kata Menkeu di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/9).</p><p> Meskipun demikian, Ia menyebutkan terkait masalah integritas, suap dan korupsi, Kemenkeu memiliki komitmen kuat memerangi hal itu.</p><p> Ia menyebutkan terhadap anak buahnya di Ditjen Pajak yang terkena OTT saat ini sedang dilakukan investigasi lebih lanjut.</p><p> "Yang bersangkutan sudah dinonjobkan dan sanksi kepegawaian sedang diproses," ujar Menkeu, menegaskan.</p><p> Ia menyebutkan pihaknya terus berupaya melakukan pembersihan terhadap pegawai-pegawai yang tidak memiliki komitmen bekerja secara bersih.</p><p> "Saya punya 32.000 karyawan, kita bersihkan berdasarkan sistem di dalam, tapi bukan berarti kita gak buat laporan yang baik," ucapnya.</p><p> Sementara itu mengenai adanya daerah yang laporan keuangannya sudah memperoleh opini WTP tapi masih ada yang terkena OTT, Menkeu mengatakan WTP merupakan nilai laporan keuangan sesuai peratuaran perundang-undangan dan tingkat kewajaran dan kepatuhan.</p><p> "Jadi bagaimana menghitung persediaan, biaya, belanja, itu dilakukan sesuai dengan standar akuntansi, termasuk yang saya sebutkan akrual. Namun dalam setiap laporan ada 'mark up', atau 'mark up' itu dipakai untuk sogok, atau suap, itu dia tidak terlihat kecuali kalau dilihat tingkat kewajaran kalau ada audit untuk tujuan tertentu atau audit khusus," tuturnya.</p><p> Karena itu, WTP tidak berarti bebas korupsi. "Oleh karena itu dalam revolusi rencana penganggaran harus bisa fokus ke substansinya, proses simpel, dan pelaporan juga tidak kompleks sehingga bisa melihat esensinya," kata Menkeu, menjelaskan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com