Senin, 20 November 2017

Meninggalnya mahasiswa ITS di Gunung Semeru murni kecelakaan

Kamis, 14 September 2017 17:15

Ayo berbagi!

Meninggalnya pendaki Gunung Semeru bernama Mohammad Ridwan tercatat warga RT 002 RW 013, Gang Krembangan Bhakti No. 27A, Kelurahan Kebayoran, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur murni kecelakaan karena di lokasi itu rawan terjadi longsor.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Lumajang Jawa Timur AKP. Roy Aquari Prawiro Sastro, SH kepada Reporter Elshinta Effendi Moerdiono, Kamis (14/9).

Korban merupakan mahasiswa ITS jurusan teknik industri kedatangannya ke Semeru mengantar pendaki dari Jakarta dan informasi diperoleh dari beberapa sumber bahwa korban juga selaku guide.

Pernyataan Roy Aquari tersebut dikuatkan dari hasil hasil visum yang dilakukan pihak RSUD dr. Haryoto Lumajang korban meninggal diketemukan bagian tengkorak kepala bagian kanan pecah, pelipis, pipi dan rahang juga pecah selain itu tulang rusuk sebelah kanan bagian satu, dua dan tiga patah.

Dijelaskan Roy Aquari material longsoran yang mengenai tubuh korban ditemukan batu yang ukuran besar sekitar 60 cm2. Posisi korban meninggal sekitar 50 meter dari puncak Mahameru saat korban melakukan aktivitas turun setelah mencapai puncak.

Menurutnya, saat polisi di TKP korban sudah keadaan meninggal dunia tidak sempat dilakukan pertolongan darurat. Evakuasi pun dilangsungkan menuju RSUD dr. Haryoto dan penyerahan korban ke pihak keluarga disaksikan kepolisian dari TNBTS dan keluarga korban.

Kepala Resot TNBTS Ranopane Agung Siswoyo di konferensi adanya pendaki gunung Semeru yang mengalami kecelakaan di puncak akan terus dilakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi salah satunya melakukan breefing di pos pendakian yang ada di Ranopane.

Kesalahan persepsi perlu di luruskan bahwa namanya pendaki tidak harus menuju puncak "Semeru bukan untuk ditaklukkan namun bagemana dapat mengalahkan keinginan yang dibatasi adanya diatur pembatasan pendakian".

Agung selaku kepala Resot TNBTS setempat tidak akan jenuh mengingatkan para pendaki gunung Semeru untuk mentaati rekomendasi pendakian yang dikeluarkan oleh pihak PVMBG hingga di batasi sampai Kalimati didepan radius tersebut merupakan zona larangan yang rawan terhadap keselamatan jiwa pendaki.

Penulis: Devi Novitasari.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar