Senin, 23 Juli 2018 | 15:12 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

BNN masih periksa kandungan obat PCC

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Balai Laboratorium Narkotika Badan Narkotika Nasional (BNN), BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC (paracetamol cafein carisoprodol).</p><p>Pemeriksaan itu terkait berita penyalahgunaan obat yang bertuliskan PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit di Kendari, kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) BNN Sulistiandriatmoko di Jakarta, Kamis (14/9).</p><p>Sementara itu, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga kini merupakan salah satu dari lima rumah sakit umum terbesar di Kota Kendari terbanyak menerima dan menampung korban penyalahgunaan obat terlarang yang menghebohkan warga kota sejak (13/9).</p><p>Data dari BNN Kendari, Kamis, dari sekitar 50 orang anak yang menjadi korban penyalahgunaan obat itu sebanyak 26 orang di antaranya sedang menjalani perwatan di RSJ Provinsi, sedangkan sisanya tersebar di empat rumah sakit lainnya seperti di RSU Bahterams (dua orang), RSU Bhayangkara (empat orang), RSU Kota kendari (lima orang) dan RSU Korem 143 Kendari (satu orang). (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com