Jumat, 22 Juni 2018 | 06:22 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Sekjen PBB desak Myanmar hentikan serangan terhadap Rohingya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Reuters)
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Reuters)
<p>Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres membenarkan bahwa muslim Rohingya sedang menghadapi pembersihan etnis di Myanmar ketika menyerukan penghentian operasi militer di Rakhine State.</p><p>Berbicara menjelang pertemuan Dewan Keamanan pada Rabu (13/9) mengenai krisis kemanusiaan yang memburuk di Myanmar, Guterres menggambarkan laporan-laporan mengenai pasukan keamanan yang menyerang warga sipil di Rakhine sebagai tindakan "mengganggu" dan "sama sekali tidak dapat diterima."</p><p>"Saya menyeru pihak berwenang Myanmar untuk menghentikan aksi militer, mengakhiri kekerasan, menegakkan supremasi hukum dan mengakui hak untuk pulang bagi mereka yang terpaksa meninggalkan negara tersebut," kata Guterres dalam sebuah konferensi pers.</p><p>Ketika ditanya apakah dia setuju bahwa penduduk Rohingya sedang dibersihkan secara etnis, dia menjawab: "Ketika sepertiga penduduk Rohingya harus melarikan diri dari negara tersebut, bisakah Anda menemukan kata yang lebih baik untuk menggambarkannya?"</p><p>Penindakan militer Myanmar menyusul serangan militan Rohingya akhir bulan lalu telah memaksa sekitar 380.000 orang melarikan diri dengan melintasi perbatasan ke negara tetangga Bangladesh.</p><p>Guterres menyeru otoritas "untuk menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan penting" di Rakhine State, dengan ribuan Rohingya masih menyeberangi perbatasan setiap hari.</p><p>Sebanyak 1,1 juta Rohingya selama bertahun-tahun menderita akibat diskriminasi di Myanmar, tempat kewarganegaraan mereka ditolak bahkan meski mereka telah bergenerasi-generasi tinggal di negara itu.</p><p>Guterres mengatakan pemerintah Myanmar harus memberi Rohingya kewarganegaraan atau status legal yang memungkinkan mereka menjalani kehidupan normal, demikian menurut warta kantor berita AFP. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 21:38 WIB

TNI kerahkan penyelam Marinir cari korban KM Sinar Bangun

Event | 21 Juni 2018 - 21:21 WIB

Messi lebih baik daripada Maradona

Asian Games 2018 | 21 Juni 2018 - 21:12 WIB

Menpora: Prediksi medali Asian Games sudah 80 persen

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 20:57 WIB

Prabowo Subianto semangati kader di Pilkada Sumatera Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com