Minggu, 24 September 2017

Wakil Ketua DPR:

Surat pimpinan DPR ke KPK tidak langgar kode etik

Kamis, 14 September 2017 16:07

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan,  surat pimpinan DPR ke KPK meminta penundaan pemeriksaan Ketua DPR Setya Novanto tidak melanggar kode etik karena hanya meneruskan aspirasi.

"Hanya meneruskan saja, memangnya kekuatan surat itu apa," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Dikatakannya, siappun bisa mengirimkan aspirasi ke DPR lalu ‎diteruskan kepada lembaga yang dituju.  "Semua orang, jangan kan tersangka, itu guru, nelayan apa siapapun boleh punya aspirasi dan diteruskan oleh DPR," ucapnya

Ia menjelaskan, surat yang disampaikan melalui Setjen DPR RI tersebut merupakan aspirasi dari ormas dan masyarakat. "Jadi  ada di DPR mekanisme untuk meneruskan surat masuk, terutama yang berkait aspirasi, macam-macam aspirasi dari ormas dan masyarakat, biasanya kita itu istilahnya langsung meneruskan ke lembaga yang dituju, mungkin surat itu meneruskan aspirasi," paparnya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar