Senin, 16 Juli 2018 | 05:50 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

PUPR: Tol Trans Jawa kurang Salatiga-Solo

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi.
Foto: Ilustrasi.
<p>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan pembangunan jalan tol Trans Jawa tinggal penyelesaian, kecuali ruas tol Salatiga-Solo.</p><p><br></p><p>"Kalau jalur tol Trans Jawa sudah jelas, semua sudah 'under construction' (dalam pembangunan, red.). Bahkan, tinggal penyelesaian, kecuali ruas Salatiga-Solo," katanya di Semarang, Kamis (14/9).</p><p><br></p><p>Hal tersebut diungkapkannya usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.</p><p><br></p><p>Basuki optimistis pembangunan ruas tol Trans Jawa sepanjang 661 kilometer akan tersambung pada 2018 sehingga akses dari Jakarta-Semarang-Surabaya akan berjalan lancar.</p><p><br></p><p>"Yang (ruas, red.) Salatiga-Solo masih dalam proses. Yang lain, tinggal penyelesaian. Kalau Trans Jawa, saya lebih yakin pada 2018 Insya Allah rampung," katanya.</p><p><br></p><p>Untuk ruas tol Trans Sumatra, kata dia, dimulainya dari tiga titik, yakni selatan, mulai Bakauheni sampai Palembang yang ditargetkan 2018-2019 bisa tersambung.</p><p><br></p><p>Dari tengah, ia mengatakan dimulai dari Pekanbaru yang sudah dimulai pengerjaannya, sementara Medan-Kualanamu sepanjang 40 km sudah akan diresmikan.</p><p><br></p><p>"Tetapi, waktu ditanya Bapak Presiden apakah rampung 2019, saya belum berani jawab karena Aceh belum mulai. Kalau Aceh sudah dimulai 2018, saya berani jawab," katanya.</p><p><br></p><p>Dia mengakui tantangan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk ruas tol, adalah luasnya wilayah Indonesia, tetapi harus dilakukan untuk menghubungkan akses yang berkaitan dengan konektivitas.</p><p><br></p><p>"Untuk meningkatkan daya saing, kuncinya adalah konektivitas. Makanya tantangan itu harus dihadapi, jangan dianggap sebagai masalah," katanya.</p><p><br></p><p>Apalagi, kata dia, ekspektasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur sekarang ini lebih tinggi sehingga Kementerian PUPR menjawabnya dengan penyediaan yang lebih cepat.</p><p><br></p><p>"Contohnya, kemarin saja pembangunan jalan darurat di Semarang ditunggu. Kami kan tutup pukul 12 malam, mereka (masyarakat, red.) menunggu sampai jam enam pagi untuk lewat," katanya.</p><p><br></p><p>Yang jelas, Basuki mengatakan Kementerian PUPR akan terus mendorong percepatan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, termasuk ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 15 Juli 2018 - 21:51 WIB

Polisi tangkap karyawan salon edarkan sabu-sabu

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:26 WIB

Presiden: Pasar Gede Klaten perlu direnovasi total

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:14 WIB

Aplikasi Haji Pintar sajikan sejumlah layanan

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 20:51 WIB

Polrestabes siap amankan keberangkatan calon haji Embarkasi Surabaya

Aktual Sepakbola | 15 Juli 2018 - 20:37 WIB

Persib rekrut Patrich Wanggai untuk perkuat lini depan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com