Senin, 16 Juli 2018 | 05:46 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

BI resmikan pembukaan layanan kas titipan BI di Nabire

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Aman Hasibuan.
Foto: Aman Hasibuan.
<p>Bank Indonesia meresmikan pembukaan layanan Kas Titipan Bank Indonesia di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Pembukaan Kas Titipan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia dalam mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Selain itu juga, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, Bank Indonesia juga diberikan mandat sebagai satu-satunya lembaga negara yang berwenang melakukan Pengeluaran, Pengedaran, dan/atau Pencabutan dan Penarikan Rupiah.&nbsp;</p><p><br></p><p>“Perlu kita ketahui bersama bahwa Mata Uang, yaitu Rupiah, merupakan salah satu dari beberapa Simbol Negara.[2]Layaknya simbol negara yang lain seperti Bendera Merah Putih dan Burung Garuda Pancasila, mata uang Rupiah juga berperan menunjukkan kedaulatan suatu negara,” kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Aman Hasibuan, </strong></i>Kamis (14/9).&nbsp;</p><p><br></p><p>Menurut Supratikto, memiliki mata uang sendiri menunjukkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi suatu negara. Sebab tidak semua negara merdeka memiliki mata uangnnya sendiri. Sebut saja Ekuador, Marshall, Palau, dan Timor Leste yang menggunakan Dollar Amerika (USD) sebagai alat pembayaran yang sah, atau Kiribati dan Tuvalu yang justru menggunakan Dollar Australia (AUD). Oleh karena itu kita sebagai warga Negara Indonesia patut berbangga dan menghormati Rupiah sebagai lambang kedaulatan negara dengan menggunakan Rupiah disetiap transaksi di wilayah NKRI.</p><p><br></p><p>Berangkat dari pemahaman Rupiah sebagai symbol kedaulatan NKRI ini, kata Supratikto, Bank Indonesia berkomitmen untuk menyediakan uang Rupiah dalam jumlah, pecahan, kualitas, dan ketepatan waktu sesuai kebutuhan masyarakat.</p><p><br></p><p>“Uang Rupiah sebagai symbol negara, harus memiliki kualitas yang baik dan terlihat “berwibawa” di masyarakat atau yang kami sebut dengan Uang Layak Edar. Upaya menghadirkan ULE tersebut salah satunya adalah dengan pembukaan layanan KasTitipan Bank Indonesia,” ungkapnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 15 Juli 2018 - 21:51 WIB

Polisi tangkap karyawan salon edarkan sabu-sabu

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:26 WIB

Presiden: Pasar Gede Klaten perlu direnovasi total

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:14 WIB

Aplikasi Haji Pintar sajikan sejumlah layanan

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 20:51 WIB

Polrestabes siap amankan keberangkatan calon haji Embarkasi Surabaya

Aktual Sepakbola | 15 Juli 2018 - 20:37 WIB

Persib rekrut Patrich Wanggai untuk perkuat lini depan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com