Jumat, 20 Juli 2018 | 13:53 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Dolar AS melemah setelah angka inflasi naik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kurs dolar AS diperdagangkan terus melemah pada Kamis (Jumat (15/9) pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan data inflasi yang kuat.</p><p>Indeks Harga Produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik 0,2 persen pada Agustus, kata Departemen Tenaga Kerja AS dalam sebuah laporan pada Rabu (13/9), lapor Xinhua.</p><p>Indeks Harga Konsumen untuk Semua Konsumen Perkotaan (CPI-U) naik 0,4 persen pada Agustus disesuaikan secara musiman, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (14/9).</p><p>Selama 12 bulan terakhir, harga konsumen naik 1,9 persen. Perubahan 12 bulan dalam indeks untuk semua item dikurangi makanan dan energi tetap di 1,7 persen untuk bulan keempat berturut-turut, menurut laporan tersebut.</p><p>Wall Street terus mengawasi data inflasi karena mereka mungkin mengindikasikan langkah Federal Reserve selanjutnya.</p><p>Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga Fed pada Desember meningkat menjadi 52,9 persen dari 41,3 persen setelah data inflasi dirilis, menurut alat FedWatch CME Group.</p><p>Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,47 persen menjadi 92,087 pada akhir perdagangan.</p><p>Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan dalam sebuah laporan terpisah bahwa dalam pekan yang berakhir 9 September, angka awal untuk klaim pengangguran baru AS yang disesuaikan secara musiman mencapai 284.000, turun 14.000 dari tingkat belum direvisi 298 minggu sebelumnya.</p><p>Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 263.250, meningkat 13.000 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 250.250. Ini adalah level tertinggi untuk rata-rata ini sejak 13 Agustus 2016, ketika mencapai 263.250, menurut laporan tersebut.</p><p>Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1918 dolar AS dari 1,1885 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3400 dolar AS dari 1,3202 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7990 dolar AS dari 0,7984 dolar AS</p><p>Dolar AS dibeli 110,53 yen Jepang, sedikit lebih tinggi dari 110,51 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9642 franc Swiss dari 0,9647 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2187 dolar Kanada dari 1,2199 dolar Kanada. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 20 Juli 2018 - 13:44 WIB

Kantor Bupati Labuhanbatu kembali digeledah KPK

Musibah | 20 Juli 2018 - 13:34 WIB

Satu jenazah korban kapal terbalik Jember ditemukan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 12:49 WIB

Presiden tekankan perlunya percepat penggunaan biodiesel

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com