Selasa, 21 November 2017

Bayi Jerapah Terlahir Selamat di Kebun Binatang Mogo

Jumat, 15 September 2017 09:38

(Courtesy: AustraliaPlus) Bayi jerapah yang baru lahir ini bisa jadi bayi terakhir bagi induk jantan Ijuma, yang bulan lalu berusaha pulih dari operasi. (Courtesy: AustraliaPlus) Bayi jerapah yang baru lahir ini bisa jadi bayi terakhir bagi induk jantan Ijuma, yang bulan lalu berusaha pulih dari operasi.
Ayo berbagi!

Di tengah kekhawatiran bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi hanya beberapa kilometer jauhnya bisa mengganggu kesempatan langka ini, para pengunjung kebun binatang di Pantai Selatan New South Wales (NSW), Australia, akhirnya terhibur atas kelahiran seekor bayi jerapah pada Kamis (14/9/2017) pagi.

Bayi jerapah itu lahir di Kebun Binatang Mogo, yang terletak di selatan Teluk Batemans, sekitar satu minggu lebih awal dari jadwal, pada hari Kamis (14/09/2017) pukul 10:50 pagi.

"Peristiwa ini tak henti-hentinya saya kagumi mengingat betapa spesialnya ini," kata pemilik/operator Kebun Binatang, Sally Padey.

Kebun binatang tersebut belum mengonfirmasi jenis kelamin si bayi jerapah atau namanya, namun Padey merasa bayi jerapah itu berjenis kelamin laki-laki.

Ini bukan pertama kalinya si induk jerapah, Sharni, melahirkan, tapi Padey mengatakan bahwa itu adalah pengalaman yang sama-sama mendebarkan.

"Jika ada yang tak beres, Anda tak benar-benar bisa membantu, jadi karena itulah, momen ini selalu mendebarkan bagi saya," kata Padey.

"Ia (Sharni) adalah induk yang berpengalaman sehingga kami tak benar-benar memprediksi apapun, tapi Anda tak bisa mengetahui sampai bayi itu terlahir di tanah."

Baca juga:

Kebun Binatang Tanpa Kandang Akan Dibuka di Sydney

Kelahiran lancar meski ada kebakaran

Pada hari Rabu (13/9/2017) malam, staf kebun binatang menyiapkan rencana untuk para hewan di fasilitas itu, ketika kebakaran di Hutan Mogo berada dalam radius 3 kilometer saja dari properti tersebut.

Sharni si induk jerapah yang saat itu hamil dipindahkan ke ujung kebun binatang sebagai tindakan pencegahan, sebelum angin mengubah arah api.

Bayi jerapah ini kemungkinan adalah bayi terakhir bagi induk jantan bernama Ijuma, yang bulan lalu berusaha pulih dari operasi untuk mengidentifikasi dan mengobati masalah saluran kemih dan reproduksinya.

Induk Sharni juga harus istirahat.

"Ini adalah bayi kelima atau keenam-nya saya rasa ... dan mungkin akan menjadi bayi terakhirnya untuk sementara waktu," sebut Padey.

Sementara itu, sang induk dan bayi akan menghabiskan waktu mereka untuk memulihkan diri di kebun binatang, di mana pengunjung yang beruntung bis melihat sekilas bayi yang baru lahir itu.

Lihat video kelahiran bayi induk Sharni dalam tautan berikut.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterbitkan: 16:40 WIB 14/09/2017 oleh Nurina Savitri.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar