Senin, 23 Juli 2018 | 15:07 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Menteri ESDM Indonesia dan Bangladesh jalin kerja sama energi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan dan Menteri Negara Listrik, Energi, dan Sumber Daya Mineral Bangladesh Nasrul Hamid meneken nota kesepahaman kerja sama bidang infrastruktur serta perdagangan bidang energi, Jumat (15/9).</p><p>Dalam nota kesepahaman kedua kementerian dari dua negara yang ditandatangani di Kantor Kementerian ESDM RI di Jakarta tersebut, ditegaskan soal keinginan, kesiapan, dan kesediaan pihak Bangladesh untuk berdiskusi lebih lanjut terkait dengan pembangunan fasilitas penerimaan dan infrastuktur Liquefied Natural Gas (LNG) di Republik Rakyat Bangladesh.</p><p>Hal khususnya, termasuk kemungkinan pasokan LNG spot dari Indonesia dan memberikan kepastian kesediaan Indonesia untuk memfasilitasi diskusi dengan produsen dan pemasar LNG Indonesia.&nbsp;</p><p>"Nota kesepahaman ini dilandasi hubungan baik antara Indonesia dan Bangladesh untuk melakukan kerja sama di bidang energi, hari ini untuk Pertamina dan Petrobangla, selanjutnya mungkin untuk perusahaan-perusahaan lain yang bisa mendukung suplai LNG untuk Bangladesh," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam sambutannya.</p><p>Menjawab hal tersebut, Menteri Nasrul Hamid menyampaikan terima kasih kepada Republik Indonesia atas dibukanya peluang kerja sama itu, di mana salah satu tujuannya untuk mengatasi defisit pasokan LNG Bangladesh.&nbsp;</p><p>Selain melakukan suplai LNG ke Bangladesh, melalui nota kesepahaman itu dibuka pula kesempatan bagi Pertamina selanjutnya membangun membangun fasilitas penerimaan LNG yang terdiri atas Floating Storage and Regasification Unit (FSRU), mooring dan infrastruktur off-loading, sub-sea dan pipa gas onshore ke grid gas alam.&nbsp;</p><p>Beberapa waktu lalu, Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial menyampaikan bahwa di Indonesia masih banyak kargo LNG yang belum terserap.</p><p>Kargo gas yang tidak terserap itu, memiliki tren yang terus meningkat. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com