Jumat, 20 Juli 2018 | 13:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

BI: Ekonomi tahun depan mengarah 5,3 persen

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 mendatang akan membaik dibandingkan tahun ini dan bergerak mengarah ke 5,3 persen.</p><p> "BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi di range 5,1-5,6 tahun depan. Memang di range tengah sekitar 5,3 persen. Kita melihat untuk tahun depan yang mendorong itu spending&nbsp;pemerintah yang sudah akan besar, baik itu melalui konsumsi maupun melalui investasi," kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia BI Dody Budi Waluyo saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Jumat (15/9).</p><p> Dengan meningkatnya belanja pemerintah pada tahun depan, lanjut Dody diprediksi juga akan mendorong belanja swasta baik dari sisi investasi maupun konsumsinya. Kombinasi keduanya, ditopang konsumsi rumah tangga yang membaik, diyakini akan membawa perekonomian ke arah positif.</p><p> "Jadi kami melihat sebenarnya perekonomian sudah mulai membaik tahun depan dan konsolidasi dari korporasi juga sudah berjalan," ujar Dody.</p><p> Selain itu, Dody menuturkan dampak kebijakan bank sentral yang kini bergeser mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate, akan terasa pada 2018.</p><p> "Untuk kredit kami melihat masih akan tetap positif. Dampak suku bunga kita ke suku bunga kredit biasanya butuh waktu dua sampai tiga bulan, jadi otomatis proyeksi kami itu akan terjadi di 2018, termasuk kredit juga akan lebih ekspansif," kata Dody.</p><p> Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara saat rapat kerja Komisi XI DPR beberapa waktu lalu memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 mencapai 5,26 persen, lebih rendah dibandingkan target pemerintah dalam RAPBN 2018 5,4 persen.</p><p> Untuk tahun ini sendiri, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi masih bisa berada di kisaran 5,1-5,2 persen kendati pada semester pertama pertumbuhan ekonomi baru mencapai 5,01 persen.&nbsp; (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 20 Juli 2018 - 13:34 WIB

Satu jenazah korban kapal terbalik Jember ditemukan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 12:49 WIB

Presiden tekankan perlunya percepat penggunaan biodiesel

Ekonomi | 20 Juli 2018 - 12:37 WIB

BI tegaskan bukan hanya rupiah yang melemah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com