Sabtu, 23 September 2017

Kini warga Sukoharjo bisa nikmati pelayanan adminduk online

Jumat, 15 September 2017 18:48

Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti. Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.
Ayo berbagi!

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai memberlakukan sistem online administrasi kependudukan (adminduk).

Warga yang akan mengurus kartu keluarga, akte kelahiran, akte kematian dan kartu identitas anak tinggal mengakses website resmi dispendukcapil. Pemohon tidak perlu datang ke kantor kabupaten cukup mendaftar melalui telepon genggam berbasis android atau jaringan yang disediakan di tiap-tiap desa.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyampaikan, sistem adminduk online memudahkan masyarakat tertib administrasi kependudukan. Sebab, hanya dengan mengakses aplikasi yang disediakan web resmi dispendukcapil, pemohon bisa dengan mudah mengisi formulir pendaftaran.

Aktivitas ini bisa dilakukan di rumah masing-masing, dan apabila kesulitan mengakses maka warga disarankan datang ke balai desa setempat. Perangkat desa maupun kelurahan akan membantu pemohon mengisi formulir secara online.

“Jaringan internet sudah tersedia di seluruh desa,” kata Wardoyo, Jumat (15/9), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Lebih lanjut, Wardoyo Wijaya mengatakan, yang menjadi kekhawatiran justru pada sumber daya manusia atau SDM di tingkat desa. Perangkat desa terkendala kemampuan mengoperasikan teknologi informasi, sehingga pelayanan akan terganggu. Bupati meminta agar desa juga mengimbangi kebutuhan pelayanan dengan memberikan pelatihan khusus pada petugas desa.

 “Jika perlu mendatangkan ahli teknologi infomasi untuk melatih perangkat desa,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sukoharjo, Sriwati Anita menambahkan, sistem adminduk online menjadi salah satu upaya dinas mengurangi antrean di kantor kabupaten. Selain petugas bisa lebih leluasa memverifikasi data, pemohon juga tidak repot jauh-jauh ke kota kabupaten.

Pemohon juga akan diinformasikan dari pihak desa apabila surat selesai. Pengambilan surat tetap harus ke kantor dispendukcapil.

“Perlu dicatat bahwa pengurusan surat surat kependudukan tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya.

Penulis: Andi Juandi.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar