Senin, 23 Juli 2018 | 15:11 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kini warga Sukoharjo bisa nikmati pelayanan adminduk online

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.
Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.
<p>Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai memberlakukan sistem online administrasi kependudukan (adminduk). </p><p>Warga yang akan mengurus kartu keluarga, akte kelahiran, akte kematian dan kartu identitas anak tinggal mengakses website resmi dispendukcapil. Pemohon tidak perlu datang ke kantor kabupaten cukup mendaftar melalui telepon genggam berbasis android atau jaringan yang disediakan di tiap-tiap desa.</p><p>Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyampaikan, sistem adminduk online memudahkan masyarakat tertib administrasi kependudukan. Sebab, hanya dengan mengakses aplikasi yang disediakan web resmi dispendukcapil, pemohon bisa dengan mudah mengisi formulir pendaftaran. </p><p>Aktivitas ini bisa dilakukan di rumah masing-masing, dan apabila kesulitan mengakses maka warga disarankan datang ke balai desa setempat. Perangkat desa maupun kelurahan akan membantu pemohon mengisi formulir secara online. </p><p>“Jaringan internet sudah tersedia di seluruh desa,” kata Wardoyo, Jumat (15/9), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.</i></p><p>Lebih lanjut, Wardoyo Wijaya mengatakan, yang menjadi kekhawatiran justru pada sumber daya manusia atau SDM di tingkat desa. Perangkat desa terkendala kemampuan mengoperasikan teknologi informasi, sehingga pelayanan akan terganggu. Bupati meminta agar desa juga mengimbangi kebutuhan pelayanan dengan memberikan pelatihan khusus pada petugas desa.</p><p>&nbsp;“Jika perlu mendatangkan ahli teknologi infomasi untuk melatih perangkat desa,” imbuhnya.&nbsp; <br></p><p>Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sukoharjo, Sriwati Anita menambahkan, sistem adminduk online menjadi salah satu upaya dinas mengurangi antrean di kantor kabupaten. Selain petugas bisa lebih leluasa memverifikasi data, pemohon juga tidak repot jauh-jauh ke kota kabupaten. </p><p>Pemohon juga akan diinformasikan dari pihak desa apabila surat selesai. Pengambilan surat tetap harus ke kantor dispendukcapil. </p><p>“Perlu dicatat bahwa pengurusan surat surat kependudukan tidak dipungut biaya alias gratis,” tandasnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com