Selasa, 19 Juni 2018 | 07:36 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Masih ada 25 macan tutul di TNGGP

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
<p>Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Cipanas-Cianjur, Jawa Barat, mencatat masih ada 25 ekor macan tutul yang tersebar di wilayah Cianjur, Sukabumi dan Bogor.</p><p>Seksi Perencanaan Perlindungan Pengawetan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) Aden Mahyar pada wartawan pada Jumat (15/9)&nbsp;mengatakan, data puluhan macan tutul sebagai penghuni taman nasional merupakan data terbaru tahun 2016.</p><p> Beberapa waktu yang lalu, ungkap dia, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) lingkup Bidang PTN Wilayah I Cianjur, telah melaksanakan kegiatan rutin pemeriksaan camera di lokasi monitoring satwa macan tutul Blok Pasir Tengah. </p><p> Hasil dari side monitoring untuk di wilayah kawasan Taman Nasional Cianjur, membutuhkan waktu yang tidak sebentar, hingga beberapa tahun tertangkap kamera pertama kali tahun 2011, 3 ekor macan tutul melintas di Blok Geger Bentang. </p><p> "Macan tutul sudah ada sebelum adanya taman nasional, bukan didatangkan pihak TNGGP. Hampir 5 tahun melakukan penelitian dan memasang kamera, akhirnya tim menemukan keberadaan macan tutul hewan asli Gunung Gede-Pangrango itu," katanya.</p><p> Pertama kali terlihat di kamera ketika itu, diketahui ketiga ekor macan tutul berjenis kelamin jantan dua ekor dan satu ekor anak. Sedangkan yang terbaru tertangkap kamera 3 ekor macan tutul yang diperkirakan satu keluarga terdiri dari jantan, betina, dan anaknya. </p><p> "Angka 25 ekor macan tutul merupakan data terahir yang kami terima untuk tahun 2016. Setelah sekian lama dicek ulang yang ada hanya tinggal sepasang terlihat di blok Geger Bentang tepatnya di kawasan Taman Nasional wilayah Cianjur," katanya.</p><p> Saat ini, untuk menjaga kelestarian dan berkembang biaknya macan tutul di habitatnya, pihaknya memasang banyak kamera di setiap titik yang dilalui macan tutul di taman nasional. </p><p> "Selama habitatnya tidak terancam, macan tutul akan menjauh jika melihat kehadiran manusia. Tapi sebaliknya kalau habitatnya sudah terganggu mereka akan menyerang. Tapi selama ini belum ada pengunjung taman nasional yang diganggu macan tutul," katanya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com