Jumat, 20 Juli 2018 | 13:41 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Antisipasi kericuhan, Polsek Undaan Kudus amankan OP elpiji bersubsidi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Kontributor Elshinta, Sutini.
Foto: Kontributor Elshinta, Sutini.
<p>Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membuat warga di desa-desa menyerbu kegiatan operasi pasar (OP) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kudus di sembilan kecamatan.</p><p>Dari pantauan&nbsp;<i>Kontributor Elshinta, Sutini</i>,&nbsp;Jumat (15/9) di halaman kantor Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan Kudus, ratusan warga berdesak-desakan untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi tersebut dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. </p><p>Sehingga, untuk mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan, Polsek Undaan menerjunkan anggotanya untuk mengamankan kegiatan operasi pasar tersebut.</p><p>Imam Prayitno selaku Koordinator Operasi Pasar dari Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengatakan, pelaksanaan OP di wilayah Kecamatan Undaan, pihaknya menyediakan 1 LO atau sebanyak 560 tabung.&nbsp; Dengan harga pertabung sesuai HET yakni Rp.15.500. Di mana kegiatan OP tidak hanya dilakukan di Kecamatan Undaan, melainkan semua kecamatan yang ada di Kabupaten Kudus.</p><p>"Operasi Pasar ini diperuntukan bagi warga Kabupaten Kudus. Warga wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai domisili dengan menukarkan tabung kosong. Hal ini dimaksudkan agar tepat sasaran. Tidak dimanfaatkan oleh para pedagang atau pengecer," ujarnya.</p><p>Di tempat terpisah, Kapolsek Undaan AKP Anwar mengatakan, guna menjaga ketertiban dan keamanan selama operasi pasar, pihaknya menerjunkan personel di lokasi, karena banyaknya warga yang datang berpotensi terjadi kericuhan. "Kami siapkan personil berjaga-jaga di lokasi kegiatan operasi pasar," katanya.</p><p>Kapolsek berharap adanya kegiatan OP ini, kebutuhan warga khususnya gas LPG 3 kg dapat terpenuhi. Sehingga tidak menimbulkan kerawanan di desa-desa.</p><p>Sementara itu, Siti salah satu warga mengaku sudah satu minggu lebih, warga di desanya kesulitan mendapatkan gas elpiji. Kalaupun ada harganya mahal diatas Rp.23.000&nbsp;pertabungnya. </p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 20 Juli 2018 - 13:34 WIB

Satu jenazah korban kapal terbalik Jember ditemukan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 12:49 WIB

Presiden tekankan perlunya percepat penggunaan biodiesel

Ekonomi | 20 Juli 2018 - 12:37 WIB

BI tegaskan bukan hanya rupiah yang melemah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com