Senin, 16 Juli 2018 | 05:56 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Sampai Juli 2017 ada 246 permohonan pemekaran daerah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengungkapkan usulan pembentukan provinsi, kabupaten dan kota baru tetap banyak. Hingga Juli 2017 usulan itu mencapai 246 daerah.</p><p>"Meski bertambah banyak, tetapi pemerintah tetap selektif dengan mempertimbangkan banyak hal termasuk ada Pilkada serentak di sejumlah provinsi, kabupaten, kota hingga ada pemilihan presiden," ujarnya, di Medan.</p><p>Jumlah itu dia rinci, yaitu&nbsp;158, yang terdiri dari 24 untuk provinsi, 116 kabupaten dan 18 kota.&nbsp;"Aspirasi yang masuk melalui DPR/DPD lebih dari 314 daerah," ujarnya.</p><p>Pemerintah, kata dia, mengaitkan kenyataan itu dengan perkembangan situasi dalam negeri, terkhusus penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, Pemilu Legislatif 2018, dan Pemilu Presiden 2019.</p><p>Pada 2018, ada penyelenggaraan 171 pilkada yakni 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota.</p><p>"Pemerintah menginginkan Pilkada sukses sehingga segala ancaman hambatan atau gangguan termasuk dari terbentuknya daerah baru harus diantisipasi," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 15 Juli 2018 - 21:51 WIB

Polisi tangkap karyawan salon edarkan sabu-sabu

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:26 WIB

Presiden: Pasar Gede Klaten perlu direnovasi total

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:14 WIB

Aplikasi Haji Pintar sajikan sejumlah layanan

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 20:51 WIB

Polrestabes siap amankan keberangkatan calon haji Embarkasi Surabaya

Aktual Sepakbola | 15 Juli 2018 - 20:37 WIB

Persib rekrut Patrich Wanggai untuk perkuat lini depan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com