Senin, 18 Juni 2018 | 20:04 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Temuan BPOM Kendari: Kandungan PCC berbeda-beda

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Ist
Ilustrasi. Foto: Ist
<p>Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Adillah Pababbari mengaku kandungan dalam tablet PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) yang menjadi temuan Badan BNNP Sultra dan BNN Kota Kendari berbeda-beda.</p><p>"Kami sudah menguji lab dua sampel PCC dari BNN Kendari dan sampel yang ditemukan BNN Provinsi Sultra, hasil ini kandungan kedua jenis tablet tersebut berbeda," kata Adillah, di Kendari.</p><p>Dijelaskan, hasil uji dan pemeriksaan laboratoium kandungan sampel tablet PCC dari BNN Kendari positif mengandung Tramadol, Paracetamol, Carisoprodol dan Caffein. </p><p>"Sementara dengan tablet PCC yang merupakan temuan dari BNNP Sultra positif mengandung Paracetamol, Carisoprodol dan Caffein," katanya.</p><p>Dikatakan, tabtel PCC bukanlah obat, melainkan tablet yang dijual secara ilegal dan tanpa kemasan oleh perorangan.</p><p>"Karena dijual ilegal tanpaa kemasan tentunya berbahaya jika dikonsumsi. Intinya, apapun itu jika dikonsumsi bukan jenis obat serta tanpa resep dokter berarti berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia, itulah yang dialami puluhan warga Kendari yang masuk rumah sakit karena diduga mengkonsumsi tablet itu," katanya. </p><p>Dipastikan katanya, puluhan remaja menjadi korban penyalahgunaan obat dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Kendari karena mengonsumsi tablet PCC.</p><p>"Tablet PCC ini adalah obat ilegal tanpa izin edar dari BPOM karena berisi zat carisoprodol yang dijual perorangan," kata Adillah di Kendari.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 18 Juni 2018 - 19:53 WIB

Timnas U-23 akan hadapi Korsel di laga uji coba

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 19:48 WIB

Jalur alternatif Kamojang bisa menghindari kemacetan

Eropa | 18 Juni 2018 - 19:29 WIB

Islam berkembang di Rusia peluang kerja sama

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 19:15 WIB

Kementerian BUMN apresiasi AP layani lonjakan penumpang

Megapolitan | 18 Juni 2018 - 18:56 WIB

95 persen satwa TM Ragunan ramaikan Lebaran

Event | 18 Juni 2018 - 18:46 WIB

Prediksi Belgia vs Panama

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com