Senin, 16 Juli 2018 | 05:57 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Trump anggap diri benar mengenai kekerasan di Charlottesville

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto: Antara
Foto: Antara
<p>Presiden Donald Trump pada Kamis bersikukuh bahwa kedua pihak harus disalahkan atas kekerasan di Charlottesville, Virginia, antara pengunjuk rasa pengagung kulit putih dengan penentangnya tersebut pada bulan lalu.</p><p>Trump dikecam karena pada awalnya tidak mengutuk pengagung kulit putih, yang menyelenggarakan acara tersebut pada 12 Agustus, bahkan beberapa rekannya dari Partai Republik mengungkapkan kekecewaan atas tanggapannya.</p><p>Trump berbicara dengan wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One sehari setelah bertemu dengan Senator Republik Carolina Selatan Tim Scott, warga Amerika Serikat-Afrika, yang menyatakan prihatin atas tanggapan Trump.</p><p>"Kami berbicara dengan baik kemarin," katanya tentang pertemuannya dengan Scott.</p><p>"Saya pikir terutama dalam terang kemunculan antifa, jika Anda melihat apa yang sedang terjadi di sana, Anda dapat melihat ada beberapa orang jahat di sisi lain juga. Dan intinya itulah yang saya katakan," katanya.</p><p>Trump mengatakan bahwa kelompok anti-fasis yang dikenal sebagai "antifa" harus disalahkan atas kelompok neo-Nazi dan Ku Klux Klan yang melakukan perlawanan terhadap demonstran anti-rasisme di jalanan. Seorang wanita terbunuh saat seorang nasionalis kulit putih dicurigai menabrakkan mobilnya ke arah demonstran.</p><p>Pada Kamis, presiden juga menandatangani sebuah resolusi yang dikirim kepadanya oleh Kongres yang mengecam kekerasan di Charlottesville dan menentang "kebencian, kefanatikan, dan rasisme dalam segala bentuk".</p><p>"Tidak peduli warna kulit kita atau warisan etnik kita, kita semua hidup di bawah hukum yang sama, kita semua memberi hormat pada bendera besar yang sama, dan kita semua diciptakan oleh Tuhan yang maha kuasa," kata Trump dalam sebuah pernyataan mengenai resolusi tersebut.</p><p>Di Berkeley, California, kekerasan terjadi pada 27 Agustus ketika sekelompok kecil antifa bertopeng dan pemrotes sayap kiri menyerang demonstran sayap kanan.</p><p>"Sekarang, karena yang terjadi sejak saat itu dengan antifa, Anda melihat yang betul-betul terjadi sejak Charlottesville. Banyak orang mengatakan, dan sebenarnya banyak orang betul-betul menulis, Wah, Trump mungkin benar," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 15 Juli 2018 - 21:51 WIB

Polisi tangkap karyawan salon edarkan sabu-sabu

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:26 WIB

Presiden: Pasar Gede Klaten perlu direnovasi total

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 21:14 WIB

Aplikasi Haji Pintar sajikan sejumlah layanan

Aktual Dalam Negeri | 15 Juli 2018 - 20:51 WIB

Polrestabes siap amankan keberangkatan calon haji Embarkasi Surabaya

Aktual Sepakbola | 15 Juli 2018 - 20:37 WIB

Persib rekrut Patrich Wanggai untuk perkuat lini depan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com