Rabu, 27 September 2017

Geopark Batur dicontoh untuk penetapan Kaldera Toba jadi Global Geopark Network

Sabtu, 16 September 2017 11:16

Foto: Heru Rahmad Kurnia Foto: Heru Rahmad Kurnia
Ayo berbagi!

Para jurnalis dari Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan lapangan ke objek wisata Kaldera Gunung Batur yang ada di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Kunjungan lapangan ini dilakukan dalam rangka pengkayaan wawasan jurnalis Unit Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menggali informasi tentang objek wisata Kaldera Gunung Batur yang sudah masuk dalam Global Geopark Network.

Kunjungan lapangan jurnalis tersebut berlangsung pada 13-16 September 2017 didampingi Asisten Administrasi Umum dan Asset Setda Provsu OK Zulkarnain, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu Ilyas Sitorus.

Dalam kunjungan tersebut, para jurnalis diterima Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bangli, Wayan Adnyana dan Kabag Publikasi Pengolahan dan Penyaringan Info Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Made Ady Mastika di Kantor Gubernur Bali.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, OK Zulkarnain menyampaikan, kunjungan jurnalistik ini dilakukan untuk menggali info, melihat serta mempelajari bagaimana Pemerintah Provinsi Bali mengelola kawasan Kaldera Gunung Batur yang telah ditetapkan oleh UNESCO menjadi bagian dari anggota jaringan Taman Bumi Global Geopark Network (GGN).

"Karena keelokan alam, jejak arkeologi dan geologi serta kekhasan budaya masyarakatnya yang akan dikaitkan dengan proses penetapan kawasan Danau Toba sebagai bagian dari GGN," kata OK Zulkarnain, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Heru Rahmad Kurnia, Sabtu (16/9).

Menurut OK Zulkarnain, melihat pengelolaan pariwisata di Pulau Bali sebagai destinasi wisata utama nasional yang telah mendunia yang memadukan wisata budaya, religi dan sumber daya alam yang akan dipublikasikan dalam pengelolaan Danau Toba sebagai masukan kepada Badan Otorita Danau Toba serta untuk wisata secara umum di Provinsi Sumatera Utara.

"Bagaimana strategi, program serta kegiatan Pemerintah Bali dalam menyiapkan masyarakat yang sadar wisata sebagai modal utama dalam pengembangan industri wisata, dimana dapat dijadikan sebagai percontohan dalam pengembangan industri wisata di Sumatera Utara," ujarnya.

Kemudian, sebut OK Zulkarnain, bagaimana Pemerintah Provinsi Bali mensinegikan seluruh SKPD dan stakeholder dalam menunjang dan mendukung industri pariwisata di Bali.

Kabag Publikasi Pengolahan dan Penyaringan Info Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Made Ady Mastika menyambut baik kedatangan rombongan jurnalis dan staf dari Pemprov Sumatera Utara.

Pulau Bali, kata Made Ady Matika, terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota, dimana Bali mirip dengan Sumut yang juga ada Kaldera Geopark.

Menurut Made Ady Mastika, pihaknya beruntung di Bali memiliki pariwisata berbasis budaya, itu yang kita andalkan, destinasi di Bali masih kita banggakan dan untuk menarik kunjungan wisatawan dilakukan festival kesenian.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Sumatera Utara juga memiliki objek wisata Kaldera Toba yang saat ini akan usulkan kembali untuk ditetapkan menjadi Kaldera Toba Global Geopark Network oleh UNESCO.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar