Jumat, 20 Juli 2018 | 13:56 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Merawat NKRI melalui ormas di Bumi Pertiwi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto: Effendi Murdiono
Foto: Effendi Murdiono
<p>Pengawasan Ormas melakukan kegiatan tidak sampai mengarah makar terhadap NKRI oleh pemerintah melalui Kemkominfo RI bekerja sama dengan Kemenko Polhukam RI mencari jalan dengan media dialog berjudul 'Merawat NKRI melalui Ormas di bumi Pertiwi' sebagai bentuk penguatan Ormas dalam kegiatan mengokohkan persatuan negara ini.</p><p>Asisten Deputi Koordinasi Materi Hukum pada Deputi Bidkor Hukum dan Ham Kemenko Polhukam RI, Heni Susila Wardoyo mengatakan, adanya kegiatan menggunakan media diskusi dengan mengundang berbagai kalangan dan kelompok masyarakat mengharapkan apa yang sudah dilakukan pemerintah di dalam rangka penerbitan Perppu Ormas karena Perppu itu disiptakan supaya tertib khusunya para Ormas, Ormas sendiri diharapkan dapat menjalankan kegiatan sesuai aturan dan tidak diperbolehkan Ormas tersebut menjalankan kegiatannya berpolitik dan tidak diperbolehkan menyebarkan kebencian terhadap kelompok lain, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Sabtu (16/9).</p><p>Heni Susila juga menjelaskan, Indonesia negara dengan rakyat yang heterogen dengan kehadiran pemerintah mengatur Perppu itu agar marwah itu searah dengan pemerintah yang bertujuan nasional yaitu dengan dasar Pancasila dan UUD 1945.</p><p>Jika dalam perjalanan aktivitas Ormas ditemukan penyimpangan-penyimpangan dari Ormas akan terpantau oleh pemerintah dilihat dari ADARTnya yang didaftarkan, jika hal itu terjadi pemerintah tidak langsung memberikan larangan atau mencabut izin aktivitas Ormas tersebut, dan biasanya diawali dengan memberikan peringatan dulu.</p><p>Penyampaian materi itu Kemkominfo RI bersama Kemenpolhukam RI juga melalui media kesenian yaitu dengan pertunjukan kesenian ludruk, dalam permainan kesenian itu ada jedah diskusi interaktif dengan sumber materi yang disiapkan untuk menyampaikan dan mengajak masyarakat mengerti akan keberadaan Ormas yang diinginkan pemerintah.</p><p>Diakui Heny Susila diskusi yang ditempatkan disalah satu hotel di Kota Malang, Jawa Timur diperoleh banyak pertanyaan dan keinginan untuk tahu dari peserta diskusi sangat tinggi.</p><p>Diakhir wawancara dengan narasumber untuk memahami pihak dari penyelenggara telah memberikan dua buah buku bacaan yang berjudul Membubarkan Ormas anti Pancasila dalam rangka merawat NKRI dan buku berjudul Negara Khilafah versus NKRI.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 20 Juli 2018 - 13:55 WIB

Menko Maritim gelar rapat pengembangan cargo village Soetta

Hukum | 20 Juli 2018 - 13:44 WIB

Kantor Bupati Labuhanbatu kembali digeledah KPK

Musibah | 20 Juli 2018 - 13:34 WIB

Satu jenazah korban kapal terbalik Jember ditemukan

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 13:10 WIB

Jaksa Agung: Kejahatan lintas negara makin masif

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Juli 2018 - 12:58 WIB

Politisi senior PDIP sebut kriteria `pas` cawapres Jokowi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com