Selasa, 26 Juni 2018 | 02:35 WIB

Daftar | Login

/

Pemprov Jatim anggarkan Rp100 miliar atasi kekeringan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto: Antara
Foto: Antara
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 Miliar yang bisa digunakan sebagai dana mengatasi keadaan gawat darurat seperti bencana kekeringan yang terjadi pada sejumlah daerah di provinsi setempat.</p><p>Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, dana tersebut sudah disiapkan untuk mengatasi terjadinya kondisi gawat darurat seperti terjadinya kekeringan pada beberapa wilayah di Jawa Timur ini.</p><p>"Setiap tahun kami menyiapkan dana tersebut, dan dana itu tidak sampai habis digunakan untuk permasalahan kondisi gawat darurat yang terjadi di Jawa Timur. Itu artinya, permasalahan gawat darurat di Jawa Timur masih bisa diatasi dengan baik," katanya saat dikonfirmasi di Sidoarjo.</p><p>Ia mengemukakan saat ini pihaknya sudah intensif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten yang mengalami kekeringan di wilayahnya masing-masing untuk menentukan upaya penanganan permasalahan kekeringan.</p><p>"Komunikasi dengan pemerintah kabupaten terus kami laksanakan terkait dengan upaya penanganan masalah kekeringan yang terjadi seperti saat ini. Terlebih pak presiden saat ini juga terus meminta laporan terkait dengan penanganan kekeringan ini," katanya.</p><p>Ia mengaku di sejumlah wilayah memang sering terjadi musibah kekeringan, terutama untuk wilayah yang ada di daerah pegunungan, karena sumber air sudah tidak mengalir lagi.</p><p>"Wilayah tersebut kesulitan air, termasuk diatasi dengan pembuatan sumur bor dan juga pengiriman bantuan air dengan wilayah terdekat supaya masyarakat tidak sampai kekurangan air," katanya.</p><p>Sebelumnya, di Pasuruan, Jawa Timur terdapat belasan desa yang mengalami kekeringan sehingga pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasuruan memberikan bantuan berupa pengiriman air bersih dengan menggunakan truk tangki.</p><p>Kepala BPBD Pasuruan Bakti Jati P mengatakan pengiriman bantuan air bersih ini dilakukan sebanyak lima sampai enam kali dalam sepekan dengan jumlah posokan satu sampai dengan dua tangki setiap harinya.</p><p>"Kami berharap dengan adanya upaya pemberian air bersih ini dapat membantu masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami musibah bencana kekeringan di wilayahnya masing-masing," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 25 Juni 2018 - 22:06 WIB

Mahasiswa UMM ciptakan prototipe mesin cuci tanpa listrik

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:56 WIB

Amankan Pilkada Serentak, Polres Sukoharjo turunkan 452 personel

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:36 WIB

KPU Purwakarta prioritaskan distribusi logistik Pilkada ke kecamatan terjauh

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 21:27 WIB

Jaga netralitas, TNI dilarang berada dekat TPS

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 21:15 WIB

Sembilan TPS rawan konflik Solo dijaga 10.050 aparat gabungan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com